Pesawat Bantuan Malaysia Tiba di Sulteng
Wakil Dubes Malaysia ikut antar bantuan ke Palu. (Foto: Kedubes Malaysia).
Palu: Pesawat A400M milik Malaysia telah tiba di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri, Sulawesi Tengah. Pesawat kargo ini membawa bantuan kemanusiaan untuk para korban gempa dan tsunami di Sulteng.

Dalam pernyataan Kedutaan Malaysia di Indonesia, Minggu, 7 Oktober 2018, pesawat ini juga membawa tanker bahan bakar minyak milik Pertamina.

"Bantuan ini adalah hasil koordinasi bersama pemerintah Indonesia, khususnya TNI dan juga Kementerian Luar Negeri RI," ucap Kedutaan Malaysia.


Bantuan tersebut diantarkan langsung oleh Wakil Duta Besar Malaysia Zamshari Shaharan. Dia menaiki pesawat A400M dari Bandara Halim Perdanakusuma pukul 13.00 dan tiba di Palu pukul 16.48 waktu Indonesia tengah (WITA).

Angkatan Udara Malaysia menggunakan pesawat A400M untuk mengangkut bantuan bagi korban gempa Sulteng.

"Pesawat yang kami kirim adalah pesawat pengangkut. Kami mengirimkan bantuan dari Jakarta ke Palu sekurang-kurangnya, dua kali sehari," kata Komandan Pangkalan Udara Subang, Brigadir Jenderal Datuk Muhammad Mudzamir Ong Abdullah pada Kamis lalu.

Bantuan dari Malaysia sudah bergulir sejak terjadinya tsunami dan gempa pada Jumat 28 September 2018 di Palu dan Donggala.

Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Dr Wan Azizah Wan Ismail mengatakan keputusan mengirim bantuan diambil usai dirinya berbicara dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla melalui sambungan telepon.

Untuk dana sendiri, Malaysia menyumbang sekitar RM500 ribu atau setara dengan Rp1,8 miliar untuk korban gempa dan tsunami di Sulteng.

Selain itu, sejumlah organisasi non-pemerintah seperti Mercy Malaysia juga mengirimkan tim medis serta sejumlah dokter untuk membantu menangani para korban gempa dan tsunami.



(AGA)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id