Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di hadapan pemuda Indonesia dan Korea Selatan. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi di hadapan pemuda Indonesia dan Korea Selatan. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta

Kaum Muda Berperan Respons Tantangan Revolusi Industri

Internasional indonesia-korsel
Marcheilla Ariesta • 10 Oktober 2019 13:58
Jakarta: Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mendorong anak-anak muda untuk menjadi agen perdamaian dunia. Retno menuturkan generasi milenial berperan sangat penting dalam menjaga perdamaian dunia.
 
Kepada para peserta 'The 1st Regional RI-ROK Young Leaders Dialogue', Retno mengungkapkan dirinya sering berdialog dengan sejumlah anak muda. Menurutnya, para kaum muda juga berperan penting dalam merespons tantangan yang dihadapi dunia saat ini, seperti revolusi industri, meningkatnya ketidaksetaraan, perubahan iklim, dan juga ketegangan perdagangan.
 
"Semua tantangan ini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah tetapi juga kaum muda harus mengambil bagian untuk menemukan solusi bagi tantangan-tantangan umum tersebut," tuturnya di Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis, 10 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, keterlibatan generasi milenial penting dalam setiap upaya untuk menyelesaikan masalah dunia. Menlu menyampaikan tiga pesan penting untuk para milenial berperan menghadapi tantangan global.
 
"Pertama, jadilah agen perdamaian dunia. Di masa sekarang, penuh tantangan terorisme, ekstremisme, kekerasan, dan lainnya. Anda perlu menggunakan suara dan kekuatan kalian untuk membalikkan tren ini. Jadilah penyuara perdamaian kemanapun anda pergi," seru Retno.
 
Kaum Muda Berperan Respons Tantangan Revolusi Industri
Pemuda Indonesia dan Korea Selatan membahas kerja sama kedua negara. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta
 
Retno menambahkan, Salah satu cara menjadi agen perdamaian dunia adalah dengan menggunakan teknologi internet dan media sosial. Lewat platform tersebut para milenial bisa membagikan pesan perdamaian dan toleransi kepada dunia.
 
Kedua, milenial menjadi agen kemajuan dan pembangunan ekonomi. Menurut Retno para milenial harus bisa berperan dalam implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan.
 
"Kita perlu membentuk koalisi global untuk mengimplementasikan tujuan ini," imbuhnya.
 
Dan pesan terakhir, Retno meminta para kaum muda menjadi agen inovasi. "Karena kami tahu tidak akan ada kemajuan tanpa inovasi dan anda berada di pusat transformasi ini," terangnya.
 
Retno mengatakan ekonomi digital dan kreatif adalah dua sektor yang paling menjanjikan di masa depan. Menurutnya Indonesia dan Korea Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa dalam bidang ini.
 
Kegiatan dialog pemimpin muda RI-Korsel ini merupakan yang pertama kalinya terjadi. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pembahasan presiden kedua negara di Seoul, Korsel, tahun lalu.
 
Kegiatan yang berlangsung sejak 10-11 Oktober 2019 di Jakarta ini, diikuti 26 peserta dari kedua negara. Para milenial tersebut terdiri dari beragam profesi, seperti politisi, pekerja media, chef, aktivis, dan lain sebagainya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif