Dua Korea Rayakan Peringatan Perang dalam Suasana Cair
Warga Korut merayakan peringatan Perang Korea di Pyongyang pada 2017. (Foto: AFP)
Seoul: Korea Selatan dan Utara, Senin 25 Juni 2018, merayakan peringatan Perang Korea dalam suasana meriah. Pyongyang tidak melayangkan retorika anti-Amerika seperti biasanya, dan Seoul menyebut pembicaraan sudah dimulai untuk menarik mundur artileri Korut dari perbatasan.

Media resmi yang dikontrol ketat Korut biasanya dipenuhi kalimat hujatan kepada AS. Namun kali ini, media Korut tidak menyerang AS sama sekali.

Hal tersebut dapat terjadi berkat pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan pemimpin Korut Kim Jong-un di Singapura pada 12 Juni. Di sana, Trump dan Kim menandatangani pernyataan bersama mengenai seruan "denuklirisasi Semenanjung Korea."


Di Korsel, Perdana Menteri Lee Nak-yon mengatakan diskusi sedang berlangsung mengenai merelokasi artileri jarak jauh Korut.

Korut diperkirakan memiliki sekitar 1.000 artileri di sepanjang perbatasan, yang keberadaannya mengancam sebagian besar Seoul, yang hanya berjarak sekitar 50 kilometer dari sana.

"Setiap tahun pada hari ini, tentara dan warga kita mendayung perahu kenangan, penuh keyakinan, dan tekad untuk membela bangsa ini," tulis media Rodong Sinmun, seperti dikutip dari AFP, Senin 25 Juni 2018.

Enam halaman surat kabar tersebut dipenuhi kritik terhadap AS tahun lalu. Kali ini, kecaman dan hujatan tidak muncul di satu halaman pun.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id