Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia YM Esam A Abid Althagafi (Foto:Dok.DPR RI)
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia YM Esam A Abid Althagafi (Foto:Dok.DPR RI)

Indonesia Ajak Arab Saudi Promosikan Islam yang Damai

Internasional berita dpr
Anggi Tondi Martaon • 14 Mei 2019 15:45
Jakarta: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menggandeng Arab Saudi untuk bersama-sama mempromosikan Islam sebagai agama yang damai. Kedua negara dinilai cukup berpengaruh di dunia.
 
Hal itu disampaikan Bamsoet saat menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia YM Esam A Abid Althagafi di ruang pertemuan pimpinan di Gedung Nusantara III Kompleks Parlemen, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin, 13 Mei 2019.
 
"Indonesia dan Arab Saudi juga perlu bekerja sama dalam mempromosikan Islam sebagai agama yang rahmatan lil 'alamin. Islam membawa rahmat dan kesejahteraan bagi seluruh alam semesta, termasuk umat manusia," kata Bamsoet dalam keterangan tertulis, Selasa, 14 Mei 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Politikus Golkar itu mengungkapkan, Arab Saudi dan Indonesia bisa memaksimalkan posisi masing-masing di dunia internasional. Salah satunya Indonesia yang saat ini menjabat sebagai Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB).
 
"Indonesia dan Arab Saudi perlu terus bekerja sama dalam mempromosikan perdamaian dunia, termasuk perdamaian di Timur Tengah di mana rakyat Palestina belum menikmatinya," ujar Bamsoet.
 
Seperti diketahui, Indonesia mendapatkan kesempatan menjabat sebagai Presiden DK PBB. Indonesia mengusung tema UN Peace Keeping Operation Investing in Peace, Improving Safety and Performance of UN Peacekeeping.
 
"Tema ini dipilih karena realitanya adalah misi perdamaian masih merupakan tools paling kuat dari PBB, DK PBB, untuk berkontribusi pada perdamaian dan keamanan internasional," terang Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Kementerian Luar Negeri RI Grata Endah Werdaningtyas, di Jakarta, Kamis 25 April 2019.
 
Grata menuturkan alasan kedua tema tersebut dipilih karena rekam jejak Indonesia Indonesia untuk UN Peacekeepers. Menurut dia, Indonesia memiliki modal karena merupakan salah satu negara terbesar penyumbang penjaga perdamaian.
 
"Saat ini kita menduduki urutan ke-8 dari 124 negara penyumbang pasukan perdamaian PBB. Ini juga bagian dari komitmen kita untuk memajukan visi 4 ribu peacekeepers," imbuh dia.
 
Selain itu, Indonesia juga akan menyelipkan permasalahan Palestina secara informal. Direktur Jenderal Multilateral Kementerian Luar Negeri RI Febrian Ruddyard mengatakan, Indonesia akan selalu mengangkat isu Palestina di PBB.
 

(ROS)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif