Helikopter mencari dua korban tersisa di White Island, Selandia Baru, Minggu 15 Desember 2019. (Foto: AFP/File / Marty MELVILLE)
Helikopter mencari dua korban tersisa di White Island, Selandia Baru, Minggu 15 Desember 2019. (Foto: AFP/File / Marty MELVILLE)

Bertambah Lagi, Korban Erupsi Selandia Baru 18 Orang

Internasional gunung berapi selandia baru
Willy Haryono • 15 Desember 2019 19:14
Wellington: Jumlah korban tewas erupsi gunung berapi di White Island, Selandia Baru, kembali bertambah menjadi 18 orang per hari ini, Minggu 15 Desember 2019. Sementara dua korban yang dinyatakan hilang masih belum ditemukan.
 
Pencarian di area darat White Island pada pagi hari berakhir tanpa penemuan apapun. Tim penyelam kemudian melanjutkan pencarian di perairan sekitar lokasi pada petang hari, namun kedua korban masih belum ditemukan.
 
Wakil Komisioner Polisi Selandia Baru Mike Clement mengatakan pihaknya menduga dua jenazah itu telah tersapu ke laut setelah sebelumnya sempat terlihat di dekat gunung White Island.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tim penyelamat gabungan mengatakan bahwa sudah tidak ada lagi jenazah di area sekitar dermaga White Island. "Tim mulai frustrasi. Kami juga memahami sepenuhnya pihak keluarga yang ingin agar jasad hilang itu segera ditemukan," sebut Clement, dikutip dari AFP.
 
Dari total 47 orang yang mendatangi White Island saat erupsi terjadi, 24 berasal dari Australia, sembilan Amerika Serikat, lima Selandia Baru, empat Jerman, dua Tiongkok, dua Inggris dan satu Malaysia.
 
Korban tewas kini berjumlah 18 orang setelah satu korban asal Australia meninggal di sebuah rumah sakit di Sydney.
 
Sebanyak 26 korban luka masih dirawat di rumah sakit Selandia Baru dan Australia, dengan 18 di antaranya berada dalam kondisi kritis.
 
Tidak terlihat ada aktivitas seismik signifikan di White Island sejak gunung berapi di pulau tersebut meletus Senin kemarin. Namun menurut Geoff Kilgour, seorang ahli vulkanologi dari GNS Science, potensi terjadinya erupsi susulan di White Island masih ada.
 
Sementara itu proses identifikasi korban tewas terus dlakukan di Auckland. Empat korban telah teridentifikasi, termasuk pemandu wisata Tipene James Te Rangi Ataahua Maangi. Tiga lainnya adalah warga Australia, yakni Ella Hosking (15), Gavin Brian Dallow (53) dan Anthony James Langford (51).
 
Satu warga Australia lainnya, Krystal Eve Browitt (24), juga telah teridentifikasi sebagai korban tewas.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif