Ilustrasi penangkapan. (Foto: Medcom.id)
Ilustrasi penangkapan. (Foto: Medcom.id)

Tiongkok Bongkar Geng Pembuat Lego Palsu

Internasional tiongkok
Willy Haryono • 28 April 2019 11:04
Shenzhen: Kepolisian Tiongkok telah membongkar sebuah geng kriminal penghasil dan penjual mainan Lego palsu. Ratusan ribu produk palsu itu ditaksir bernilai sekitar USD30 juta atau setara Rp425 miliar.
 
Petugas menggerebek lokasi kediaman geng tersebut yang diduga memproduksi Lego palsu di kota Shenzhen. Dalam penggerebekan, polisi menangkap empat orang.
 
Mainan palsu itu -- termasuk Lego versi Star Wars -- dikopi dari cetak biru Lego asli. Lebih dari 630 ribu mainan palsu yang telah selesai dibuat itu disita petugas.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pada Oktober 2018, kepolisian Shanghai menemukan mainan Lepin di pasaran sangat mirip dengan Lego," ujar otoritas Tiongkok, dikutip dari laman BBC, Sabtu 27 April 2019.
 
"Polisi menyita sekitar 630 ribu Lego senilai lebih dari 200 juta Yuan (Rp425 miliar)," lanjutnya.
 
Serangkaian foto yang diunggah kepolisian Tiongkok terkait penggerebekan memperlihatkan mainan palsu yang hampir identik dengan Lego asli. Sejumlah produk palsu itu dijual berbarengan dengan perilisan film "Lego Movie 2." Produk palsu dijual dengan nama "The Lepin Bricks 2."
 
Produk palsu dijual dengan harga murah. Salah satu produk palsu hanya dijual USD3, di mana Lego asli dengan tipe serupa bernilai USD15.
 
Robin Smith, Wakil Presiden Lego China and Asia Pacific, mengatakan kepada kantor berita Xinhua bahwa faktor keamanan dari produk palsu tersebut patut dipertanyakan.
 
Penggerebekan geng pembuat Lego palsu ini dilakukan di tengah upaya Tiongkok memperkuat hak intelektual. Jumlah kasus semacam ini di Tiongkok mencapai rekor tertinggi tahun lalu.
 
Sementara itu, Lego kembali bangkit usai mencetak keuntungan untuk kali pertama sejak 13 tahun terakhir pada 2017. Sekitar 75 miliar Lego terjual di sekitar 140 negara pada setiap tahunnya. Lego dibuat di lima negara, yakni Meksiko, Tiongkok, Republik Ceko, Hongaria dan Denmark.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif