Kelompok Taliban menguasai sebagian besar Afghanistan sejak 1996. (Foto: BBC)
Kelompok Taliban menguasai sebagian besar Afghanistan sejak 1996. (Foto: BBC)

Taliban Tolak Tawaran Dialog Damai Afghanistan

Internasional taliban afghanistan taliban afghanistan
Willy Haryono • 30 Desember 2018 19:04
Kabul: Kelompok militan Taliban menolak tawaran dialog damai dari Afghanistan yang direncanakan digelar di Arab Saudi bulan depan. Taliban hanya akan bertemu perwakilan Amerika Serikat untuk mendiskusikan upaya mencapai perdamaian di Afghanistan.
 
Perwakilan dari Taliban, Amerika Serikat, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Pakistan telah bertemu di UEA bulan ini. Mereka semua berdiskusi untuk mencari cara mengakhiri konflik di Afghanistan yang sudah berlangsung selama 17 tahun.
 
Namun usai pertemuan itu, Taliban masih menolak menggelar diskusi resmi dengan pemerintahan Afghanistan

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami akan bertemu perwakilan AS di Arab Saudi pada Januari tahun depan, dan kami akan memulai diskusi yang tidak sempat selesai di Abu Dhabi," ujar seorang anggota Taliban, seperti dilansir dari kantor berita Al Jazeera, Minggu 30 Desember 2018.
 
"Namun, kami telah menjelaskan kepada semua pihak bahwa kami tidak akan berbicara dengan pemerintah Afghanistan," lanjut dia.
 
Baca:AS Bersedia Berdialog dengan Taliban
 
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid juga mengatakan para petinggi kelompoknya tidak mau berbicara dengan pemerintah Afghanistan. Dalam sebuah pernyataan pada Sabtu kemarin, Mujahid mengecam beberapa media yang menyebarkan laporan "tak berdasar" bahwa Taliban siap berdiskusi dengan Afghanistan di Arab Saudi.
 
"Posisi Taliban tetap sama dan tidak berubah," tegas Mujahid.
 
Menurut data dari misi Resolute Support NATO pada November lalu, pemerintahan Afghanistan di bawah Presiden Ashraf Ghani telah menguasai lebih dari 65 persen total populasi. Namun pemerintahan Ghani hanya menguasai 55,5 persen dari 407 distrik di Afghanistan, suatu jumlah yang relatif rendah dibanding 2001.
 
Sementara Taliban mengklaim telah menguasai 70 persen dari total wilayah Afghanistan.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi