Mena Mangal adalah mantan jurnalis ternama di Kabul, Afghanistan. (Foto: Facebook/mena.mangal.90)
Mena Mangal adalah mantan jurnalis ternama di Kabul, Afghanistan. (Foto: Facebook/mena.mangal.90)

Wanita Penasihat Parlemen Afghanistan Tewas Ditembak

Internasional taliban afghanistan
Arpan Rahman • 12 Mei 2019 15:05
Kabul: Seorang mantan jurnalis yang bekerja untuk parlemen Afghanistan ditembak mati di Kabul, Sabtu 11 Mei. Mena Mangal dikenal sebagai jurnalis perempuan yang muncul dalam berbagai program di televisi.
 
Setelah berhenti dari dunia jurnalistik, Mangal kemudian menjadi penasihat budaya untuk parlemen Afghanistan.
 
Menurut keterangan juru bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan Nasrat Rahimi, Mangal ditembak mati di Kabul timur pada siang bolong. Ia menyebut investigasi penembakan tersebut sedang berlangsung.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari laman NDTV, Minggu 12 Mei 2019,, hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas kematian Mangal. Otoritas Afghanistan juga tidak mengeluarkan informasi apakah Mangal merupakan target serangan pihak tertentu atau tidak.
 
Kejahatan di Kabul terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Bagi warga ibu kota, aksi terorisme bukanlah sesuatu yang aneh karena sering terjadi.
 
Aktivis hak wanita Wazhma Frogh mengatakan bahwa Mangal belum lama ini mengungkapkan kekhawatirannya di media sosial. Mangal merasa nyawanya terancam, meski tidak secara spesifik menyebutkan inti masalahnya.
 
Nasib perempuan di Afghanistan telah menjadi fokus pembahasan dalam beberapa bulan terakhir. Banyak warga di Afghanistan khawatir hak-hak bagi wanita akan semakin terpuruk atau bahkan hilang sepenuhnya jika Amerika Serikat menyepakati perjanjian damai dengan kelompok militan Taliban.
 
Meski ada kemajuan positif usai terusirnya Taliban pada 2001, perempuan di Afghanistan masih sering terpinggirkan.
 
Afghanistan juga adalah salah satu negara paling berbahaya bagi jurnalis. Banyak wartawan di Afghanistan mempertaruhkan nyawa mereka dalam meliput konflik, dan tak jarang menjadi target kelompok tertentu saat bertugas.
 
Baca:Parlemen Afghanistan Didorong Ikut Negosiasi Damai Taliban
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif