Luhut Tegaskan Indonesia tak Bergantung pada Tiongkok
Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dalam Seminar Indonesia-China 5 Years of Comprehensive Strategic Partnership, di Jakarta, Selasa, 27 November 2018. (Foto: Marcheilla Ariesta)
Jakarta: Menteri Koordinator Kemaritiman Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan Indonesia tidak pernah bergantung pada negara mana pun, termasuk Tiongkok. Tiongkok hanyalah satu dari banyak negara yang menjalin kemitraan dengan Indonesia.

"Kita tidak pernah tergantung, saya koreksi, kita enggak pernah tergantung dengan satu negara. Kita hanya melakukan kerja sama saling menguntungkan," kata Luhut dalam Seminar Indonesia-China 5 Years of Comprehensive Strategic Partnership, di Jakarta, Selasa, 27 November 2018.

Dia mengatakan Tiongkok banyak berinvestasi di Indonesia karena melihat peluang besar di negara ini. Hal serupa, ujar Luhut, juga dilakukan banyak negara lain.


Baca: Indonesia tak Ingin Perang Dagang dengan Tiongkok

"Tadi kan sudah saya katakan, yang mau berinvestasi di Indonesia harus memiliki nilai tambah, transfer teknologi, menggunakan tenaga kerja Indonesia, dan ramah lingkungan. Bahkan dari Bulan pun, kalau mau berinvestasi di Indonesia, asal memenuhi empat kriteria utama itu, ya bisa," tutur dia.

Menurut Luhut, saat ini tren investasi di Indonesia cukup positif. Sejauh ini, Tiongkok adalah negara kedua terbesar dalam nilai investasi di Indonesia.

"Mereka menjadi yang pertama terbesar di bidang energi, dan kedua terbesar di bidang pertambangan," ungkap dia.

Luhut menilai beberapa hal yang bisa dicontoh dari Tiongkok adalah semangat kerja keras. Selain itu, Tiongkok juga dapat terus berkembang karena melakukan banyak penelitian dalam berbagai bidang.

"Saya pikir kinerja mereka cepat, tidak terlalu banyak berbicara mengenai perbedaan. Presiden (Joko Widodo) sudah mencanangkan ke depan untuk membahas mengenai sumber daya manusia yang berkualitas untuk mencapai kemajuan, seperti di Tiongkok," pungkasnya.




(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id