Warga yang diperiksa kesehatannya usai laporan keracunan makanan di perayaan ke-90 ulang tahun Imelda Marcos. (Foto: AFP).
Warga yang diperiksa kesehatannya usai laporan keracunan makanan di perayaan ke-90 ulang tahun Imelda Marcos. (Foto: AFP).

231 Orang Keracunan Makanan Pada Perayaan Ultah Imelda Marcos

Internasional filipina
Arpan Rahman • 04 Juli 2019 12:55
Manila: Sekitar 231 orang dilarikan ke rumah sakit di Pasig City, Filipina, pada Rabu. Mereka dilaporkan keracunan makanan selama perayaan ulang tahun ke-90 mantan Ibu Negara Imelda Marcos.
 
Laporan radio DZMM Rabu 3 Juli sekitar pukul 11:00 waktu setempat mengatakan bahwa perayaan itu diadakan di Ynares Sports Center dan dihadiri oleh sekitar 2.500 tamu.
 
Pada pukul 15:00, Dewan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Kota Pasig mengatakan total 231 orang dirawat di rumah sakit dan memperkirakan jumlahnya meningkat. Laporan awal mengatakan sekitar 60 orang dilarikan ke rumah sakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Hidangan makan siang adobo dengan kentang dan telur rebus disajikan kepada para tamu,” ujar Kapten pengamanan gedung pemerintah Oranbo Barangay, Richard Pua.
 
Palang Merah Filipina (PRC) menanggapi insiden itu dengan delapan ambulans, mengangkut 14 orang ke Rizal Medical Center, dan melakukan pemantauan tekanan darah kepada 25 lainnya. PRC juga memberikan pertolongan pertama kepada 127 orang yang mengalami gejala keracunan makanan.
 
“Korban menunjukkan gejala keracunan makanan seperti muntah dan sakit perut. Panitia, yang belum disebutkan namanya, menyajikan makanan,” imbuh Kapten Pua, seperti dikutip Manila Buletin, Kamis, 4 Juli 2019.
 
Tetapi diketahui bahwa makanan itu disumbangkan oleh berbagai pendukung dan donor dari keluarga Marcos.
 
Kepala polisi Pasig, Kolonel Polisi Rizalito Gapas, mengatakan polisi belum memastikan jenis makanan tertentu yang menyebabkan keracunan tersebut.
 
Sementara itu, Senator Imee Marcos, yang menghadiri acara tersebut, berkata bahwa mereka akan merawat para korban dan akan mengunjungi mereka yang dirawat di rumah sakit.
 
Perayaan masih berlanjut meskipun terjadi insiden. Konser itu terlarang bagi media. Hingga saat ini investigasi masih berlangsung.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif