Anggota Parlemen Korsel Tuntut Eksekusi Seorang Jenderal Korut
Kim Yong-chol akan memimpin delegasi Korut dalam penutupan Olimpiade Pyongchang (Foto: AFP).
Seoul: Anggota parlemen Korea Selatan (Korsel) memprotes sebuah kunjungan jenderal Korea Utara (Korut) untuk upacara penutupan Olimpiade Pyeongchang. Menurut anggota itu, Jenderal Korut ini bertanggungjawab dalam insiden tenggelamnya kapal perang Korsel pada 2010.

Kim Yong-chol akan memimpin delegasi delapan anggota dari Korut untukmenghadiri upacara penutupan Olimpiade Pyeongchang. Penutupan ini juga akan dihadiri oleh putri Presiden AS Donald Trump, Ivanka. Tentunya hal ini menciptakan sakit kepala protokol untuk pejabat Seoul.

Dasar dari penolakan ini adalah Kim Yong-chol secara luas dipersalahkan atas serentetan serangan terhadap Korea Selatan termasuk serangan torpedo  terhadap kapal korvet Cheonan di Seoul, delapan tahun lalu. 46 orang tewas dalam kejadian tersebut.


Sekitar 70 anggota parlemen dari Partai Liberty Korea yang konservatif melakukan demonstrasi di luar Gedung Biru. Mereka mendesak Presiden Moon Jae-in untuk membatalkan kunjungan dari Kim Ying-chol tersebut.

"Kim Yong-Chol adalah penjahat perang jahat yang menyerang Korea Selatan. Dia layak dihukum mati dengan digantung di jalan," ujar pemimpin anggota parlemen itu, Kim Sung-tae, seperti dikutip AFP, Jumat 23 Februari 2018.

"Bahkan jika langit terbagi dua, kita tidak bisa membiarkan penjahat kejam seperti itu ,-yang harus diiris sampai mati,- diundang ke upacara penutupan Olimpiade,” katanya.

Juru bicara kementerian unifikasi Baek Tae-hyun mengatakan bahwa pemerintah Korea Selatan menyadari kekhawatiran yang meluas mengenai kunjungan Kim Yong-Chol ke Korea Selatan, namun menerimanya sebagai "peluang untuk memperbaiki hubungan antar-Korea dan penyelesaian perdamaian dapat ditingkatkan".

Olimpiade Pyeongchang telah melihat pesona yang menyinggung Korea Utara, yang mengirim adik Kim Jong-un ke upacara pembukaan karena berusaha untuk melonggarkan sanksi terhadapnya dan melemahkan aliansi antara Seoul dan Washington.

Wakil Presiden AS Mike Pence juga hadir untuk dimulainya Olimpiade, dan hanya duduk beberapa kursi dari Kim Yo-Jong, tanpa bertukar kata dengan dia - setelah sebelumnya mengunjungi sebuah peringatan ke Cheonan dan mengutuk Korea Utara karena menyalahgunakan hak asasi manusia. Pence dan Yo-Jong sempat diisukan bertemu, namun di menit terakhir pertemuan dibatalkan.

Sementara untuk penutupan kali ini belum ada kepastian pertemuan dari Ivanka Trump sengan Kim Yong-chol. Pihak  berwenang Seoul masih berjuang mengatasi bagaimana mengatur kehadiran mereka di acara yang sama.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360