Imran Khan Menang Pemilu Pakistan, Gagal Raih Suara Mayoritas
Imran Khan memenangkan pemilu Pakistan (Foto: AFP).
Islamabad: Imran Khan memenangkan pemilihan umum Pakistan, namun partainya tidak mendapatkan suara mayoritas. Hal ini memaksa Khan untuk melakukan koalisi membentuk pemerintahan.
 
Usai pemungutan suara pada Rabu 25 Juli, Khan terus mengklaim kemenangan dalam pemilu. Komisi Pemilu pada Jumat 27 Juli menatakan, Partai Pakistan Tehreek-e-Insaf (PTI) memimpin dengan 114 kursi di parlemen dengan 11 kursi yang belum terhitung.
 
Dengan raihan ini, PTI memenangkan raihan besar dalam parlemen. Sementara lawannya Muslim League-Nawaz (PML-N) meraih 63 suara dan Pakistan Peoples Party (PPP) mendapatkan 43 suara. Demikian diberitakan AFP, Jumat 27 Juli 2018.
 
Namun hasil ini mengindikasinya PTI tidak akan meraih suara mayoritas yang diperlukan untuk membentuk pemerintah. Mereka harus mendapatkan 137 kursi Majelis Nasional untuk membentuk pemerintahan.
 
Menarik melihat hasil pemilihan ini. Patut diperhatikan siapa pihak yang akan diajak untuk berkoalisi dengan Imran Khan.
 
Pelaksanaan kacau
 
Pihak komisi pemilu Pakistan (ECP) dikecam karena pelaksanaan pemilu yang dinilai kacau. Mereka dianggap telat mengumumkan hasil pemilu dua hari setelah pemungutan suara ditutup.
 
ECP membantah tuduhan adanya manipulasi dalam penghitungan suara. Penilaian dari pemantau independen masih belum dikeluarkan.
 
Pihak PML-N menilai pemilu kali ini dipenuhi dengan penipuan dan rekayasa. Khan sendiri tetap mengklaim bahwa pihaknya memenangkan secara adil dalam pemilu kali ini.
 
"Kami meraih kemenangan dan diberikan mandat," ujar Khan dari rumahnya di Islamabad pada Kamis 26 Juli 2018.
 
Pengumuman dari Khan itu sontak disambut meriah oleh para pendukungnya. Mereka pun tumpah ruah di jalanan merayakan kemenangan Khan.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id