Malaysia akan Buka Kembali Kedubes di Korut
PM Malaysia Mahathir Mohamad. (Foto: AFP)
Tokyo: Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad menyatakan akan kembali membuka kedutaan besar di Korea Utara (Korut), usai kisruh pembunuhan kakak tiri Kim Jong-un yang bernama Kim Jong-nam di Kuala Lumpur, 16 Februari 2017 lalu.

"Ya. Kami akan membuka kembali kedutaan," kata Mahathir, dikutip dari Channel News Asia, Selasa 12 Juni 2018.

"Kita seharusnya tidak skeptis. Ketika Anda curiga, maka Anda tidak dapat bekerja dengan orang lain," lanjut dia. 


Hubungan Malaysia yang cukup dekat dengan Korut sempat mengalami penurunan pascakasus Jong-nam. Saat ini, kedua tersangka yaitu Siti Aisyah asal Indonesia dan Doan Thi Huong asal Vietnam pun masih ditahan di Kuala Lumpur dan menjalani sejumlah sidang.

Setelah kematian Jong-nam, Duta Besar Korut untuk Malaysia mempertanyakan kredibilitas penyelidikan Polisi Diraja Malaysia dan bersikeras bahwa Jong-nam hanya warga biasa yang meninggal karena serangan jantung.

Kemudian, Malaysia memanggil pulang duta besarnya di Pyongyang, melarang warganya untuk mengunjungi Korut dan menolak visa warga Korut untuk masuk ke Kuala Lumpur.

Pembalasan pun dilakukan Korut dengan memberlakukan larangan bagi warga Malaysia untuk ke Korut, menahan tiga diplomat Malaysia beserta anggota keluarganya.

Kedubes Malaysia di Pyongyang sendiri sudah dikosongkan sejak April 2017. Pemerintah saat itu yang dipimpin Najib Razak sempat mempertimbangkan untuk menutupnya secara permanen dan mengalihkan ke Beijing.

PM Mahathir juga sempat memuji pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Kim Jong-un hari ini di Singapura.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id