Sebuah paket mencurigakan yang dibawa keluar dari Konsulat Italia di Australia. (Foto: AFP).
Sebuah paket mencurigakan yang dibawa keluar dari Konsulat Italia di Australia. (Foto: AFP).

38 Paket Mencurigakan Ditemukan di Sejumlah Kedubes di Australia

Internasional australia
Arpan Rahman • 10 Januari 2019 10:32
Canberra: Polisi Australia menangkap seorang pria yang diduga mengirim paket mencurigakan ke sejumlah konsulat dan kedutaan besar di Canberra, Melbourne, dan Sydney.
 
Petugas darurat dipanggil ke berbagai konsulat pada Rabu 9 Januari setelah diberitahu oleh staf. Beberapa paket dilaporkan diberi label asbes.
 
Isi paket masih diidentifikasi. Tidak ada laporan tentang kerusakan pada staf. “Seorang pria yang ditangkap telah mengirim 38 paket itu,” pernyataan Polisi Federal Australia (AFP).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Tidak ada ancaman berlanjut bagi publik,” kata pihak berwenang.
 
Pria 48 tahun itu dituduh mengirim artikel berbahaya untuk dibawa oleh layanan pos. Pelanggaran tersebut dapat dikenai hukuman penjara maksimum 10 tahun.
 
Pekerja darurat terlihat di konsulat Inggris, Amerika Serikat, Swiss, Pakistan, India, Yunani, Korea Selatan, Selandia Baru, Italia, Spanyol, Swiss, dan Prancis, seperti dilaporkan sejumlah media Australia. Paket-paket itu diyakini mengandung zat tak dikenal yang bersumber dari rumah pria itu di Shepparton, sekitar 200 km utara Melbourne.
 
"Pengujian forensik akan dilakukan pada mereka untuk menentukan komposisi yang tepat dari bahan di dalamnya," kata AFP dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir BBC, Kamis 10 Januari 2019.
 
Pihak berwenang mengatakan mereka telah memeriksa 29 parsel, seraya meyakini akan menemukan barang yang tersisa.
 
Pemerintah Australia sudah mengeluarkan peringatan kepada perwakilan negara asing pada Selasa tentang kiriman mencurigakan, setelah penemuan tiga paket sebelumnya.
 
"Catatan itu menyarankan kedutaan dan konsulat untuk menangani surat sesuai dengan protokol dan instruksi pemerintah mereka sendiri," kata Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Australia dalam sebuah pernyataan.
 
Pria yang ditangkap itu akan menghadapi pengadilan di Melbourne pada Kamis.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif