FIR Tak Lebih dari Pelayanan Navigasi Perhubungan
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Foto: Marcheila Ariesta/Medcom.id).
Jakarta: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menegaskan bahwa kawasan ruang udara atau Flight Information Region (FIR) tidak ada hubungannya dengan kedaulatan negara.
 
"Saya tegaskan lagi bahwa FIR bukan isu kedaulatan dan tidak ada hubungannya dengan kedaulatan negara," kata Menlu Retno dalam acara 4 Tahun Kerja Pemerintahan Jokowi-JK di Kementerian Sekretariat Negara, Jakarta, Kamis 25 Oktober 2018.
 
"Kami juga terus bekerja sama meningkatkan upaya fasilitas dan kemampuan untuk keselamatan penerbangan terus kita lakukan lewat Kementerian Perhubungan," lanjut dia.
 
Sementara itu, kapasitas teknologi dan ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi dua hal penting yang harus dimiliki Indonesia dalam upaya untuk pengambilalihan navigasi penerbangan (Flight Information Region atau FIR).
 
Hal ini pernah diungkapkan oleh Direktur Hukum dan Perjanjian Ekonomi Kementerian Luar Negeri RI, Amrih Jinangkung, beberapa waktu lalu.
 
Sampai saat ini, Indonesia pun sudah melakukan diplomasi dan juga perundingan dengan negara terkait, misalnya Singapura.
 
Berbicara mengenai FIR, sistem ini berkaitan dengan masalah teknis pemberian pelayanan navigasi penerbangan. Semua pihak terkait juga harus bersama-sama mendukung Kemenhub untuk merealisasikan pengambilalihan FIR Indonesia secepatnya, sebelum 2019.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id