Petugas keamanan Afghanistan berkumpul di lokasi serangan bom truk Taliban di Kabul, 15 Januari 2019. (Foto: AFP/WAKIL KOHSAR)
Petugas keamanan Afghanistan berkumpul di lokasi serangan bom truk Taliban di Kabul, 15 Januari 2019. (Foto: AFP/WAKIL KOHSAR)

Taliban Serang Kompleks Militer Afghanistan, 12 Tewas

Internasional taliban afghanistan
Willy Haryono • 21 Januari 2019 19:05
Maidan Shahr: Sedikitnya 12 orang tewas dalam serangan ke sebuah kompleks militer di Afghanistan pusat, Senin 21 Januari 2019. Kelompok pemberontak Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.
 
Serangan dimulai saat sebuah kendaraan berisi banyak bahan peledak, menabrak pintu masuk ke kompleks militer di Maidan Shahr, ibu kota dari provinsi Wardak. Lokasi serangan berjarak sekitar 50 kilometer dari Kabul.
 
Setelah mobil berisi bom itu meledak, sedikitnya tiga militan menerjang ke kompleks militer dan melepaskan tembakan. Ketiganya kemudian tewas setelah sempat terlibat baku tembak dengan petugas keamanan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sejauh ini, laporan kami menunjukkan ada 12 korban tewas dan 20 terluka, sebagian besar adalah personel keamanan Afghanistan," ujar Kepala Dewan Provinsi Wardak Akhtar Mohammad Taheri kepada kantor berita AFP.
 
"Taliban menggunakan sebuah mobil jenis Humvee saat menyerang markas," lanjut dia.
 
Direktur Badan Keamanan Wardak Mohammad Salim Asgharkhail mengonfirmasi jumlah korban tewas dan luka. "Beberapa korban luka dilarikan ke rumah sakit di Kabul karena berada dalam kondisi kritis," ungkapnya.
 
Aksi terbaru Taliban dilakukan satu hari usai grup tersebut menyerang konvoi gubernur Logar. Serangan itu menewaskan sedikitnya tujuh petugas keamanan.
 
Pertempuran antara pasukan Afghanistan melawan Taliban terus berlanjut di seantero negeri di musim dingin. Biasanya, perseteruan kedua kubu menurun saat temperatur udara lebih rendah dari rata-rata per hari di Afghanistan.
 
Serangkaian serangan Taliban ini juga terjadi saat Amerika Serikat sedang meningkatkan upaya mencapai perjanjian damai konflik Afghanistan. Perjanjian damai diharapkan dapat membuka jalan bagi Taliban untuk berpartisipasi di pemerintahan selanjutnya di Afghanistan.
 
Baca:Taliban Afghanistan Berada di Iran untuk Dialog Damai
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi