Petugas kesulitan memasuki lokasi kebakaran yang harus melalui gang-gang sempit di New Delhi, India, Minggu 8 Desember 2019. (Foto: AFP / Sajjad HUSSAIN)
Petugas kesulitan memasuki lokasi kebakaran yang harus melalui gang-gang sempit di New Delhi, India, Minggu 8 Desember 2019. (Foto: AFP / Sajjad HUSSAIN)

Korban Tewas Kebakaran Pabrik India Jadi 43 Orang

Internasional kebakaran india
Willy Haryono • 08 Desember 2019 19:31
New Delhi: Jumlah korban tewas kebakaran di sebuah pabrik di kawasan padat di New Delhi, India, Minggu 8 Desember 2019, bertambah menjadi 43 orang. Bertambahnya jumlah korban tewas telah diprediksi otoritas India karena adanya sejumlah korban yang berada dalam kondisi kritis.
 
Dilansir dari NZ Herald, Petugas berjuang memadamkan api dari jarak 100 meter, karena mobil pemadam kesulitan masuk ke gang-gang sempit yang dipenuhi kabel tiang listrik.
 
Kishore Singh, seorang dokter, mengatakan bahwa tim penyelamat membawa sejumlah korban kebakaran ke sebuah rumah sakit milik pemerintah dan dua lainnya di New Delhi. Singh mengatakan ada 16 orang yang masih dirawat akibat terbakar dan menghirup terlalu banyak asap.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kepala Dinas Pemadam Kebakaran New Delhi Atul Garg mengatakan, kebakaran berhasil dipadamkan oleh 25 truk pemadam. Operasi penyelamatan juga telah berhasil diselesaikan.
 
Juru bicara polisi Arun Kumar Mittal menyebutkan bahwa sekitar 60 orang, termasuk korban jiwa, telah seluruhnya dievakuasi dari lokasi kejadian.
 
Penyebab kebakaran, yang terjadi sekitar pukul 05.30 waktu setempat, belum diketahui pasti. Namun otoritas setempat mengaku sedang menyelidiki apakah sebuah unit manufaktur di sekitar lokasi kejadian mengantongi izin resmi.
 
Banyak pabrik dan tempat usaha berskala kecil di India berlokasi di wilayah-wilayah sempit di sudut kota. Ini terjadi karena wilayah semacam itu memiliki harga sewa lahan yang relatif murah.
 
Biasanya pabrik atau gudang kecil di India digunakan sebagai kamar tidur oleh para pekerja. Hal itu mereka lakukan untuk menekan pengeluaran.
 
"Kebakaran di Anaj Mandi di Jalan Rani Jhansi di New Delhi benar-benar mengerikan. Saya turut berduka kepada semua keluarga korban," ungkap Perdana Menteri India Narendra Modi di Twitter.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif