Wakil Duta Besar RI di Tiongkok Listyowati. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta
Wakil Duta Besar RI di Tiongkok Listyowati. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta

Dua Provinsi Tiongkok Paling Banyak Kasus Pengantin Pesanan

Internasional perdagangan manusia indonesia-tiongkok perlindungan wni
Marcheilla Ariesta • 10 Oktober 2019 18:01
Jakarta: Kasus pengantin pesanan yang melibatkan warga negara Indonesia di Tiongkok terjadi paling banyak di Provinsi Henan dan Provinsi Hebei.
 
Setelah mengetahui kasus pengantin pesanan marak terjadi di dua provinsi tersebut, KBRI Beijing langsung melakukan pendekatan khusus kepada otoritas setempat. Pejabat Protokol dan Konsuler KBRI Beijing Ichsan Firdaus menyatakan bahwa saat ini pihak Provinsi Henan harus melapor jika ada WNI yang mau menikah.
 
"Kami juga terus melakukan pendekatan dengan pihak berwenang Hebei. Jadi kalau ada WNI yang mau menikah di sana pasti disuruh menghadap ke KBRI dulu," tutur Ichsan di Jakarta, Kamis 10 Oktober 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pernyataan ini dibenarkan Wakil Duta Besar RI di Tiongkok Listyowati. Namun, Listyowati mengungkapkan KBRI belum memiliki data WNI yang menikah di dua provinsi tersebut.
 
Menurut dia, kesulitan mendata karena tidak semua WNI melapor kepada KBRI Beijing.
 
"Maka itu, sekarang kami coba mendekati pihak berwenang di Henan dan Hebei agar mereka melaporkan jika ada pernikahan warganya dengan WNI," lanjut dia.
 
Kasus pengantin pesanan tengah marak di Negeri Tirai Bambu. Korbannya kebanyakan WNI.
 
Sumber di Kementerian Luar Negeri menyatakan kasus ini terjadi sudah lama, dan awalnya berada di Kalimantan. Namun, korban pengantin pesanan di Indonesia semakin lama meluas hingga ke Pulau Jawa.
 
Para korban diiming-imingi uang untuk menikah dengan pria dari Tiongkok. Para pria Tiongkok juga harus membayar sejumlah uang pada 'agen' pernikahan ini. Namun, uang yang diberikan kepada keluarga WNI ini sedikit sekali.
 
Hingga kini, kasus tersebut menjadi perhatian kedua negara. Otoritas Tiongkok dan Indonesia bekerja sama dari hulu ke hilir untuk memberantas kasus ini.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif