Penjaga Pantai Jepang menyelamatkan kru kapal Korut di perairan Negeri Sakura, 7 Oktober 2019. (Foto: AFP/JAPAN COAST GUARD/HO)
Penjaga Pantai Jepang menyelamatkan kru kapal Korut di perairan Negeri Sakura, 7 Oktober 2019. (Foto: AFP/JAPAN COAST GUARD/HO)

Korut Minta Jepang Ganti Rugi Kapal Nelayan yang Tenggelam

Internasional jepang korea utara
Willy Haryono • 12 Oktober 2019 18:04
Pyongyang: Kementerian Luar Negeri Korea Utara meminta Jepang untuk membayarkan ganti rugi dan kompensasi atas tenggelamnya sebuah kapal penangkap ikan asal Pyongyang. Kapal itu tenggelam usai bertabrakan dengan penjaga pantai Jepang pada Senin 7 Oktober.
 
"Tabrakan kapal pada Senin kemarin merupakan aksi gangster yang disengaja dilakukan Jepang. Tokyo harus mengambil sejumlah langkah yang diperlukan agar insiden serupa tak terulang di masa mendatang," kata juru bicara Kemenlu Korut dalam sebuah artikel di media KCNA, Sabtu 12 Oktober 2019.
 
"Kami meminta Pemerintah Jepang membayarkan kompensasi kerusakan material usai menenggelamkan kapal kami."

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jika insiden semacam itu terjadi lagi, Jepang akan menghadapi konsekuensi yang tak diinginkan," lanjutnya.
 
Penjaga Pantai Jepang mengklaim telah berhasil menyelamatkan sekitar 60 kru dari sebuah kapal Korut yang tenggelam pada Senin 7 Oktobeer. Kapal itu tenggelam setelah sempat dikejar-kejar petugas di perairan Jepang.
 
Kemenlu Korut membantah klaim Jepang yang mengatakan manuver berbelok tajam oleh kapal Korut adalah penyebab terjadinya insiden. "Kapal kami berada dalam jalur navigasi yang normal," tegas jubir Kemenlu Korut.
 
"Jepang berusaha mencari pembenaran atas aksi yang disengaja itu," sambungnya.
 
Sejumlah pakar menyebut banyak nelayan asal Korut berlayar jauh hingga ke laut lepas demi memenuhi target tangkapan yang ditetapkan pemerintah. Pada setiap tahunnya, puluhan kapal nelayan Korut terdampar di pesisir Jepang.
 
Sebagian besar kapal tersebut berada dalam kondisi buruk sehingga rentan mengalami masalah teknis, termasuk kehabisan bahan bakar di tengah laut.
 
Terdapat juga sejumlah kapal yang terdampar di pesisir Jepang, namun semua krunya telah meninggal. Media lokal biasa menyebut fenomena tersebut sebagai "terdamparnya kapal hantu."
 
Pada 2018, 10 warga Korut diselamatkan dari sebuah perahu kayu kecil yang terombang-ambing di lepas pantai selatan Jepang. Setelah diproses, mereka semua dideportasi ke Korut.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif