Maria Elvira Pinto Exposto bebas dari hukuman mati di Malaysia. (Foto: AFP).
Maria Elvira Pinto Exposto bebas dari hukuman mati di Malaysia. (Foto: AFP).

Nenek Korban Penipuan Biro Jodoh Bebas Hukuman Mati

Internasional wn australia terancam hukuman mati
Marcheilla Ariesta • 26 November 2019 14:42
Kuala Lumpur: Maria Elvira Pinto Exposto memenangkan banding dan dibebaskan dari hukuman mati. Nenek asal Australia ini mengaku membawa obat terlarang ke Malaysia usai terkena penipuan "biro jodoh."
 
Exposto ditangkap pada Desember 2014 dalam perjalanan di bandara Kuala Lumpur. Dia ditangkap membawa 1,1 kilogram kristal sabu yang dijahit ke kompartemen tas ransel yang dia bawa.
 
Dia awalnya dibebaskan dari tuduhan perdagangan obat terlarang pada 2017. Namun, pembebasannya dibatalkan setelah jaksa mengajukan banding dan dia malah dijatuhi hukuman mati.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Namun, Pengadilan Federal di Putrajaya membatalkan keputusan itu dan memerintahkan pembebasannya. Hukuman mati merupakan hukuman wajib di Malaysia bagi siapapun yang ketahuan memperdagangkan sejumlah obat-obatan terlarang.
 
"Banding diizinkan. Dia dibebaskan dan persidangannya dihentikan," kata Hakim Tengku Maimun Tuan Mat, dilansir dari Channel News Asia, Selasa 26 November 2019.
 
Nenek empat anak itu mengklaim telah ditipu untuk membawa tas berisi sabu. Dalam penipuan ini, Exposto bertolak menuju Tiongkok untuk menemui seseorang yang dikenalnya di sebuah biro jodoh.
 
Seseorang itu mengaku sebagai prajurit Amerika Serikat bernama Kapten Daniel Smith.
 
'Kapten' tersebut adalah orang yang memberi tas berisi sabu ke Exposto.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif