Prajurit Korsel mencari pamflet propaganda Korut di desa perbatasan Paju, 14 Januari 2016. (Foto: AFP/YONHAP)
Prajurit Korsel mencari pamflet propaganda Korut di desa perbatasan Paju, 14 Januari 2016. (Foto: AFP/YONHAP)

Korsel Tawarkan Rp11 Miliar untuk Pengkhianat dari Korut

Internasional perang korea
Willy Haryono • 05 Maret 2017 14:56
medcom.id, Seoul: Pemerintah Korsel (Korsel menaikkan uang hadiah hingga empat kali lipat bagi setiap pengkhianat dari Korea Utara (Korut) yang mau berbagi rahasia tertentu.
 
Seperti dikutip BBC, Minggu 5 Maret 2017, jumlah uang hadiah yang ditawarkan Seoul kini meningkat hingga USD860 ribu atau setara Rp11 miliar. 
 
Syarat untuk mendapatkan uang hadiah adalah, setiap pengkhianat dari Korut harus menyeberangi perbatasan dan berbagi data intelijen yang dapat meningkatkan keamanan Korsel. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Korsel memberikan tambahan hadiah bagi para prajurit Korut yang berkhianat sambil membawa senjata api. 
 
Berkhianat dari Korut menghabiskan cukup banyak dana karena seseorang harus berurusan dengan jaringan penyelundupan orang. 
 
Kementerian Unifikasi Korea mengatakan uang hadiah akan dibayarkan kepada para tentara yang membawa artileri, mulai dari pesawat tempur, tank baja hingga ke senjata api. 
 
Kantor berita Yonhap melaporkan besaran uang hadiah ditentukan seberapa penting data atau perlengkapan yang dibawa. 
 
Ini merupakan kali pertama Korsel meningkatkan uang hadiahnya hingga empat kali lipat. Sejauh ini, Korut belum merespons. 
 
Warga Korut yang ingin berkhianat berpotensi menyeberangi perbatasan dengan Tiongkok dan ditangkap untuk kemudian direpatriasi ke Pyongyang. Di Korut, mereka terancam hukuman penjara. 
 
Banyak dari mereka mengandalkan jaringan penyelundupan orang untuk mencapai Korsel. Jaringan tersebut meminta sejumlah uang yang nilainya cukup besar. 
 
Pada Agustus 2016, Thae Yong-ho menjadi salah satu pejabat tinggi Korut yang berkhianat ke Korsel. Ia adalah seorang diplomat yang pernah bertugas di Kedubes Korut di London, Inggris.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif