Asia Tenggara Mesin Bagi Ekonomi Dunia
Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik. (Foto: Medcom.id/ Marcheilla Ariesta).
Jakarta: Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan kawasan Asia Tenggara merupakan mesin bagi perekonomian dunia. Pasalnya, pada tahun lalu saja pertumbuhan ekonomi di kawasan ini sekitar 5,2 persen.

Karenanya, Inggris menginginkan hubungan dengan ASEAN, komunitas yang menaungi negara-negara di Asia Tenggara, diperdalam.

"ASEAN sangat penting untuk masa depan perekonomian dunia karena kawasan Asia Tenggara menjadi mesin bagi ekonomi dunia," kata Moazzam Malik dalam pertemuan UK-ASEAN Leadership di Jakarta, Rabu malam, 12 September 2018.


Dia mengatakan ASEAN memiliki kedudukan sangat strategis dalam perekonomian dunia selain India dan Tiongkok. "Masa depan perekonomian tidak hanya berbicara mengenai India dan Tiongkok tapi juga ASEAN dengan segala potensi, yang dimilikinya," kata dia.

Moazzam yakin potensi ekonomi ASEAN pada masa depan didasarkan atas beberapa unsur, antara lain jumlah penduduk, yang sangat besar, dan tingkat pertumbuhan ekonomi, yang baik.

Karenanya, untuk memperkuat kerja sama antara Inggris dan ASEAN, Moazzam mengajak para pemimpin muda Asia Tenggara untuk berdiskusi dalam program UK-ASEAN Leadership.

Dia mengajak para pemimpin muda ASEAN untuk terus memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan kota pintar. Menurut Moazzam, penggunaan teknologi dapat memajukan kota. Hal ini berpotensi mengatasi permasalahan kota yang kompleks.

Inggris merupakan negara Eropa kedua terbesar yang menanamkan investasi di Asia Tenggara. Tak hanya itu, kerja sama di berbagai bidang juga dilakoni keduanya.

Moazzam menyebutkan, sebanyak 40 ribu pelajar ASEAN menggali ilmu di berbagai universitas ternama Inggris. Menurut dia, sumber daya manusia yang berkualitas juga berpengaruh pada tingkat pertumbuhan ekonomi ASEAN.



(AHL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id