Havas Oegroseno (kanan) di Hotel JS Luwansa, Jakarta, 13 Maret 2017.. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)
Havas Oegroseno (kanan) di Hotel JS Luwansa, Jakarta, 13 Maret 2017.. (Foto: MTVN/Sonya Michaella)

Samudera Hindia Bisa Jadi Proyeksi Kekuatan Banyak Negara

Internasional poros maritim dunia
Sonya Michaella • 13 Maret 2017 18:16
medcom.id, Jakarta: Deputi I Kedaulatan Maritim Kementerian Koordinator Maritim RI, Arief Havas Oegroseno, membenarkan bahwa Samudera Hindia bisa menjadi sebuah proyeksi baru kekuatan sejumlah negara.
 
Pasalnya, Samudera Hindia adalah jalur pelayaran internasional yang juga cukup penting bagi Indonesia.
 
"Ada kemungkinan dan indikasi Samudera Hindia jadi hotspot negara-negara lain karena memang potensinya sangat besar. Kita (Indonesia) menginginkan Samudera Hindia yang aman untuk kita juga," kata Havas, sapaan akrabnya, ketika ditemui di Hotel JS Luwansa, Jakarta, 13 Maret 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Samudera Hindia, lanjutnya, sangat mendukung navigasi Indonesia terutama pergerakan ekspor Indonesia ke Afrika dan Eropa.
 
"Itu kan mau enggak mau setelah keluar dari Selat Malaka harus lewat Samudera Hindia. Kapal kita juga datangnya dari beberapa kawasan," ucap Havas lagi.
 
"Misalnya, Indonesia ekspor sawit, ikan, atau komoditas lainnya ke seluruh dunia itu lewat Selat Sunda dan masuk Samudera Hindia. Jadi, kita tak menginginkan adanya konflik baru."
 
Menurut Havas, dunia internasional sudah cukup dipusingkan dengan permasalahan Laut China Selatan. Maka, hal yang sama juga tidak ingin terjadi di Samudera Hindia yang notabene menjadi pusat perdagangan internasional. Jadi, tujuan itulah yang juga membentuk adanya Asosiasi Negara Lingkar Samudera Hindia (IORA).
 
"Makanya di IORA sekarang dibentuk mekanisme baru, yaitu keamanan. Tantangannya juga cukup berat yaitu negara-negara IORA yang tidak memiliki pengalaman maritim. Ya pasti negara-negara yang stabil dan kuat akan membantu negara-negara yang belum mampu itu," tuturnya lagi.
 
Dalam waktu dekat pun, akan diadakan pertemuan IORA mengenai blue economy yang akan membantu negara-negara anggota IORA yang dinilai belum mampu.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif