FAO: 400 Juta Warga Asia Kekurangan Gizi
Ilustrasi gandum. (Foto: Medcom.id)
Bangkok: Hampir 486 juta orang kelaparan dan kekurangan gizi di Asia-Pasifik di tengah lemahnya sektor ketahanan pangan di kawasan tersebut. Data tersebut disampaikan Organisasi Makanan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).

Dalam laporan terbaru FAO yang dirilis di Bangkok, Thailand, seperti dikutip dari Prensa Latina, Sabtu 3 November 2018, lebih dari separuh jumlah total warga kekurangan gizi di dunia tinggal di Asia-Pasifik.

Terlepas dari tingginya pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut, pengurangan jumlah orang kelaparan dan kekurangan gizi, terutama di kalangan anak-anak, relatif stagnan di banyak negara.

Dokumen terbaru FAO mengingatkan risiko gagalnya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDFs) pada 2030 jika situasi ketahanan pangan saat ini berlanjut.

Meski data global mengindikasikan berkurangnya angka kelaparan di seantero dunia bila dibandingkan satu dekade lalu, laporan FAO menekankan pada mandeknya ketahanan pangan di negara-negara Asia-Pasifik.

Menurut FAO, anak-anak adalah salah satu grup paling rentan dalam sektor ketahanan pangan di Asia-Pasifik. FAO menyebut satu dari empat anak di lima wilayah Asia-Pasifik mengalami masalah terkait makanan.

"Realitas tragis ini memperlihatkan bahwa banyak anak-anak di kawasan masih menderita malnutrisi di tengah pertumbuhan ekonomi negara mereka masing-masing," ujar FAO.

FAP menekankan bencana alam, terbatasnya akses mendapat makanan dan air bersih, dan buruknya sanitasi, adalah beberapa faktor lain yang turut menyebabkan mandeknya sektot ketahanan pangan di Asia-Pasifik.

(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id