Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir sebut Indonesia inisiasi forum ketahanan pangan regional. (Foto: Marcheilla Ariesta/Medcom.id).
Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir sebut Indonesia inisiasi forum ketahanan pangan regional. (Foto: Marcheilla Ariesta/Medcom.id).

Atasi Kemiskinan, Indonesia Inisiasi Forum Ketahanan Pangan Regional

Internasional kemiskinan ketahanan pangan
Marcheilla Ariesta • 04 April 2019 12:56
Jakarta: Ketahanan pangan merupakan isu yang sangat penting bagi Indonesia. Pasalnya, puluhan juta petani Indonesia bergantung hidup dari perkebunan dan pertanian mereka.
 
"Ini sangat penting karena menyangkut kepentingan nasional kita," kata Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir di Jakarta, Kamis 4 April 2019.
 
Karenanya, Indonesia menginisiasi pertemuan regional yang membahas ketahanan pangan di wilayah Asia Tenggara. Fachir mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menyejahterakan petani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kita bisa melihat bagaimana para petani memperoleh manfaat dari upaya mereka, sekaligus juga meningkatkan kesejahteraan mereka," imbuhnya.
 
Dalam kegiatan ini, kata Fachir, diharapkan akan ada pertukaran pengalaman antara Indonesia dan negara-negara yang terlibat.
 
"Dan ini tidak hanya menyangkut satu aspek mengenai pertanian saja. Tetapi ada aspek teknologi, kemajuannya, bagaimana infrastrukturnya, kemudian bisa dipertukarkan, termasuk perdagangan dan sebagainya," terang Fachir.
 
Dia menambahkan akan ada hasil dari pertemuan berupa komunike bersama yang diharapkan bisa menjadi solusi bagi para petani, seperti yang sudah dicanangkan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
 
Kegiatan ini dihadiri berbagai perwakilan negara Asia Timur dan organisasi internasional selain Indonesia, seperti Jepang, Korea Selatan, Timor Leste, Kamboja, Filipina, Vietnam, Food and Agriculture Organization (FAO) dan Asian Farmer's Association (AFA).
 
Asisten Direktur Jenderal FAO Kawasan Asia dan Pasifik, Kundhavi Kadiresan, mengatakan kegiatan ini sebagai langkah juga untuk mengatasi kemiskinan dan kelaparan.
 
"Memberdayakan pertanian keluarga dan keluarga petani, akan membantu dalam mengatasi akar penyebab kerawanan pangan dan kekurangan gizi di wilayah ini," ucap Kadiresan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:25
  • SUBUH04:35
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif