Pencarian korban hilang di White Island, Selandia Baru, 13 Desember 2019. (Foto: AFP/HO/NEW ZEALAND DEFENCE FORCE)
Pencarian korban hilang di White Island, Selandia Baru, 13 Desember 2019. (Foto: AFP/HO/NEW ZEALAND DEFENCE FORCE)

Pencarian Dua Korban Erupsi Selandia Baru Dihentikan

Internasional gunung berapi selandia baru
Arpan Rahman • 24 Desember 2019 13:42
Wellington: Kepolisian Selandia Baru menghentikan pencarian dua korban erupsi gunung berapi di White Island atau Whakaari, Selasa 24 Desember 2019. Keduanya dinyatakan hilang usai gunung berapi di White Island meletus pada 9 Desember lalu.
 
Jasad Winona Langford, 17, dan Hayden Marshall-Inman, 40, belum juga ditemukan hingga saat ini. Dianggap sudah meninggal, jasad keduanya diyakini terseret hingga ke laut.
 
Jika Winona dan Hayden dimasukkan dalam deretan korban tewas, maka total kematian akibat erupsi White Island mencapai 19 orang. Senin kemarin, satu korban luka mengembuskan napas terakhirnya di rumah sakit di Auckland.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pencarian dua korban hilang erupsi Whaakari/White Island ditangguhkan," kata Komandan Distrik Bay of Plenty, Inspektur Andy McGreggor.
 
"Keluarga dari dua korban hilang telah mengetahui keputusan ini. Polisi tetap siap merespons jika ada informasi baru," tambahnya, disitir dari Sky News.
 
Kedua orang tua Winona, Anthony dan Kristine Langford, merupakan bagian dari 19 korban tewas. Kakaknya, Jesse yang berusia 19 tahun, masih dirawat intensif di rumah sakit.
 
Terdapat 47 orang di White Island saat gunung berapi di pulau tersebut meletus pada 9 Desember. Sebagian besar dari mereka berasal dari Australia. Saat ini masih ada 25 korban luka yang dirawat di rumah sakit. Banyak dari mereka berada dalam kondisi kritis.
 
Dari total 47 orang yang mendatangi White Island saat erupsi terjadi, 24 berasal dari Australia, sembilan AS, lima Selandia Baru, empat Jerman, dua Tiongkok, dua Inggris dan satu Malaysia.
 
Pekan kemarin, Selandia Baru mengheningkan cipta selama satu menit untuk mengenang korban tragedi erupsi White Island. Pada 16 Desember, tepat pukul 14.11 waktu Selandia Baru, deretan perkantoran dan pertokoan di Selandia Baru menghentikan aktivitas.
 
Para pekerja dan staf serta pejalan kaki berdiam sejenak, mengheningkan cipta dan mengenang semua korban tewas erupsi.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif