Korea Selatan dan Korea Utara terpisahkan oleh Zona Demiliterisasi (Foto: AFP).
Korea Selatan dan Korea Utara terpisahkan oleh Zona Demiliterisasi (Foto: AFP).

Korsel: Kami Sudah Terlalu Lama Berpisah dengan Korut

Internasional korsel-korut
Sonya Michaella • 19 April 2018 18:25
Jakarta: Duta Besar Korea Selatan (Korsel) untuk Indonesia Kim Chang-beom mengakui bahwa negaranya sudah terlalu lama berpisah dari Korea Utara (Korut). Korsel pun mempersiapkan dengan sangat baik pertemuannya dengan Korut, 17 April nanti.
 
"Kami sudah terlalu lama berpisah dari Korut. Ini saatnya kami membangun lagi hubungan yang lebih baik," kata Dubes Kim, di Jakarta, Kamis 19 April 2018.
 
Dubes Kim juga memaparkan soal keadaan warga Korsel yang sempat menentang sikap lunak Presiden Moon Jae-in terhadap Korut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Sampai saat ini, 70 persen warga Korsel mendukung apa yang dikerjakan Presiden Moon termasuk rencana pertemuan dengan Kim Jong-un," ucap dia.
 
"Saya pikir, warga Korsel juga bisa menilai, apa yang dilakukan pemerintah saat ini tentu baik untuk perdamaian Semenanjung Korea," lanjutnya lagi.
 
Dubes Kim pun mengakui adanya perbedaan pendekatan terhadap Korut dari pemerintahan Moon dan presiden sebelumnya, Park Geun-hye. Namun ketika ditanya lebih lanjut, ia enggan menjabarkannya.
 
27 April mendatang akan digelar pertemuan intra Korea antara Presiden Korsel Moon Jae-in dan pemimpin Korut Kim Jong-un. Untuk pertama kalinya pula, Kim Jong-un akan menyeberangi Zona Demiliterisasi (DMZ) dan berunding denvan Moon di House of Peace.
 
Pertemuan ini akan disusul dengan pertemuan perdana antara Kim Jong-un dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, meski waktu dan tempat belum diumumkan secara pasti.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif