Ketua Panitia CID-4 Summit, Edward Wanandi (pegang mic) di Hotel JS Luwansa (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).
Ketua Panitia CID-4 Summit, Edward Wanandi (pegang mic) di Hotel JS Luwansa (Foto: Sonya Michaella/Metrotvnews.com).

Pembangunan Papua Jadi Fokus Kongres Diaspora Indonesia

Internasional diaspora indonesia
Sonya Michaella • 15 Agustus 2017 11:52
medcom.id, Jakarta: Membangun Indonesia agar lebih maju lagi adalah tujuan dan komitmen dari Indonesian Diaspora Network, sekaligus menjadi tema utama gelaran Congress of Indonesian Diaspora (CID) yang ke-4.
Helatan acara ini akan diselenggarakan di Jakarta pada 21-22 Agustus mendatang. Sejumlah pembicaran utama dari pemerintah, swasta dan diaspora sendiri akan dipastikan hadir.
"Membangun Papua dan Papua Barat ini yang difokuskan dan menjadi plenary utama di acara ini. Dimulai oleh Menkomaritim Luhut Pandjaitan yang mempunyai visi misi juga didukung diaspora terutama di kesehatan dan pendidikan," kata Ketua Panitia CID-4 Summit, Edward Wanandi, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Selasa 15 Agustus 2017.
Ketua Penyelenggara CID-4 sekaligus Presiden Diaspora Indonesia di Amerika Serikat, rencana diaspora membangun Papua ini juga didukung oleh 70 profesor dari Amerika Serikat dengan suplai teknologi.
Teknologi ini nantinya akan menggunakan satelit yang akan dikembangkan lebih hebat lagi agar hambatan-hambatan yang ada bisa diatasi bersama.
"Kita berusaha membantu pemerintah dengan terobosan pendidikan dan sekolah berasrama. Daerah ini, kita tahu, sangat terbatas. Transportasi dari lokasi satu ke lokasi lainnya ada jarang," ucap dia.
Kongres ini akan terbagi menjadi empat sesi. Sesi pertama tentu membahas pembangunan Papua dan Papua Barat. Lalu sesi kedua adalah kerja sama diaspora untuk memperbaiki energi dan masalah listrik.
Sesi ketiga ialah kebersamaan dari diaspora itu sendiri dan bagaimana para diaspora memerhatikan diaspora yang lain di luar negeri. Yang terakhir yaitu dukungan diaspora untuk diluncurkannya Kartu Diaspora.
Saat ini, terdapat sekitar delapan juta diaspora Indonesia di luar negeri. Rata-rata mereka berprofesi sebagai pengusaha, pengajar, profesional. Bahkan, mahasiswa pun disebut sebagai Diaspora Indonesia.

 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif