Mantan Perdana Menteri Australia Bob Hawke wafat pada usia 89 tahun. (Foto: AFP).
Mantan Perdana Menteri Australia Bob Hawke wafat pada usia 89 tahun. (Foto: AFP).

Mantan PM Australia Paling Dikagumi Wafat di Usia 89 Tahun

Internasional australia
Arpan Rahman • 17 Mei 2019 14:35
Canberra: Bob Hawke, perdana menteri dari Partai Buruh yang terlama menjabat di Australia, meninggal pada usia 89 tahun.
 
Hawke menjadi perdana menteri antara tahun 1983 dan 1991 sebelum ia digulingkan oleh para koleganya ketika Australia mengalami resesi. Hanya dua perdana menteri yang sudah menjabat lebih lama (Sir Robert Menzies dan John Howard) merupakan anggota Partai Liberal yang konservatif.
 
Robert James Lee Hawke lahir di pusat pertanian Bordertown di Australia Selatan pada 1929. Pada 1958, ia memulai apa yang akan menjadi keterlibatan seumur hidup dengan gerakan buruh, bergabung dengan Dewan Serikat Buruh Australia. Dia terpilih sebagai presiden organisasi pada 1969.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dilansir dari laman Sky News, Kamis 16 Mei 2019, ketika dia terpilih sebagai perdana menteri pada Maret 1983, itu terjadi setelah kurang dari tiga tahun di parlemen dan hanya satu bulan sebagai pemimpin Partai Buruh.
 
Tetapi di luar politik, ia terkenal karena kecintaannya pada olahraga dan bir. Pada 1983, Australia memenangkan perlombaan kapal pesiar Piala Amerika untuk pertama kalinya dan dia menyatakan hari libur nasional, dengan berkata: "Setiap bos yang memecat siapa pun karena tidak muncul hari ini adalah seorang gelandangan."
 
Dia juga tercatat dalam Guinness World Record selama bertahun-tahun sebagai sarjana Rhodes di Universitas Oxford, yang menghabiskan dua setengah liter bir dalam 11 detik.
 
Dalam otobiografinya pada 1955, ia menulis: "Prestasi ini ialah untuk membuat saya disayangi oleh beberapa rekan saya di Australia lebih dari apa pun yang pernah saya raih."
 
Sebuah video 2012 tentang dia, yang saat itu berusia 82, minum bir yang diserahkan kepadanya pada pertandingan kriket saat para penggemar berteriak "satu untuk negara Robert" telah disaksikan hampir dua juta di YouTube.
 
Bagi banyak orang Australia, ia adalah seorang sosok merakyat, seorang berandal menyenangkan yang pesan konsensus dan persatuannya digabungkan guna meminimalkan perselisihan industrial.
 
Namun, ia tidak populer di semua orang, beberapa menggambarkannya sebagai sombong dan seksis. Dia mengakui telah berulang kali menipu istri pertamanya Hazel Masterson selama 39 tahun menikah.
 
Tak lama setelah perceraian mereka, ia menikahi penulis biografinya Blanche d'Alpuget. Dalam sebuah pernyataan, d'Alpuget menggambarkannya sebagai "orang Australia yang hebat -- banyak orang akan mengatakan orang Australia terbesar di era pascaperang".
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

MAGHRIB 17:47
DOWNLOAD JADWAL

Untuk Jakarta dan sekitarnya

  • IMSAK04:26
  • SUBUH04:36
  • DZUHUR11:53
  • ASHAR15:14
  • ISYA19:00

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif