Pasukan TNI yang sudah tiba di Australia untuk membantu memadamkan kebakaran hutan. Foto: Dok.KBRI Canberra
Pasukan TNI yang sudah tiba di Australia untuk membantu memadamkan kebakaran hutan. Foto: Dok.KBRI Canberra

Tiba di Australia, Pasukan TNI Bantu Padamkan Kebakaran Hutan

Internasional kebakaran hutan indonesia-australia
Marcheilla Ariesta • 03 Februari 2020 19:08
Canberra: Sebanyak 38 personel bantuan TNI telah tiba di Canberra, Australia. Pasukan TNI ini akan membantu Australia untuk memadamkan api dari kebakaran hutan dan lahan di New South Wales.
 
"Pemberian bantuan kemanusiaan Indonesia merupakan perwujudan dari persahabatan dan kemitraan yang sejati antara Indonesia dan Australia, sekaligus juga amanat konstitusi," kata Duta Besar RI untuk Australia Kristiarto Legowo saat menyambut para TNI ini, dikutip dari pernyataan tertulis KBRI Canberra, Senin 3 Februari 2020.
 
Para personel bantuan terdiri dari 26 personel Satuan Setingkat Peleton (SST) Zeni TNI Angkatan Darat, enam personel marinir, empat personel Fasilitas Konstruksi TNI Angkatan Udara, dan dua personel Pusat Kesehatan TNI. Mereka telah tiba di Pangkalan Militer Royal Australian Air Force (RAAF) di Richmond, New South Wales, pada 2 Februari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Mereka nantinya akan diterjunkan ke wilayah Blue Mountain, New South Wales, untuk membantu penanganan dan pembersihan lahan yang terbakar akibat bencana kebakaran lahan.
 
Turut menyambut ada Atase Pertahanan RI Laksma TNI Agus Rustandi, serta perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana dan Australian Defense Force.
 
Bantuan ini diberikan berdasarkan instruksi Presiden Joko Widodo. Pada 3 Januari 2020, Presiden Jokowi menawarkan dukungan bantuan kepada Perdana Menteri Australia Scott Morrison melalui surat.
 
"Tawaran tersebut kemudian ditanggapi pihak Australia, yang melalui Australian Defense Force (ADF) menyampaikan mengenai keperluan dukungan bagi rehabilitasi kawasan yang terdampak bencana," ucap Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika Kementerian Luar Negeri Desra Percaya beberapa waktu lalu.
 
Secara teknis, kata dia, telah dilakukan pembicaraan yang melibatkan berbagai pihak di Indonesia dan Australia sejak pertengahan Januari 2020. Ini termasuk kunjungan tim assessment(penilai) dari TNI dan BNPB ke Canberra dan Sydney pada 21 hingga 24 Januari 2020.
 
"Bantuan dari Indonesia diberikan sesuai dengan keperluan masyarakat dan Pemerintah Australia saat ini," ungkapnya.
 
Sejak September tahun lalu, kebakaran hutan di Australia telah menewaskan sedikitnya 26 orang dan menghancurkan lebih dari 2.000 rumah serta menghanguskan sekitar 10 juta hektare lahan.
 
Sejumlah peneliti mengestimasi lebih dari satu juta mamalia, burung dan reptil telah mati akibat kebakaran hutan di Australia. Meski hujan mulai turun, otoritas Australia memperingatkan bahwa krisis kebakaran hutan belum berakhir. Masih ada ratusan titik api yang tersebar di beberapa wilayah Negeri Kanguru.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif