Industri Sawit Dinilai Bantu Pengurangan Kemiskinan Indonesia

Marcheilla Ariesta 19 November 2018 16:46 WIB
cpo
Industri Sawit Dinilai Bantu Pengurangan Kemiskinan Indonesia
Pekerja memanen kelapa sawit di kebun miilik anggota Koperasi Rimba Harapan di Sungai Tebelian, Sintang. (Foto: Media Indonesia/Aries Munandar).
Jakarta: Lebih dari 50 persen pemain di industri sawit adalah petani rakyat. Karenanya, industri sawit ini membantu pengurangan kemiskinan di Indonesia, yang masuk dalam agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

"Minyak sawit juga berkaitan erat dengan SDGs dan sustainability management. Lebih dari 50 persen pemain di industri sawit adalah petani rakyat, umumnya mid-low income yang mengontrol tidak lebih dari empat hektar kebun, terdiri dari masyarakat setempat dan transmigran," kata Direktur Eksekutif Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit Indonesia (BPDP-KS) Dono Boestami, di Jakarta, Senin 19 November 2018.

Data dari BPDP-KS menunjukkan sejak 2000, industri sawit Indonesia telah menolong 10 juta orang keluar dari kemiskinan. Dan sekitar 1,3 juta orang di perusahaan juga terangkat dari garis kemiskinan karena dampak langsung industri ini.


"Daerah dengan ekspansi kelapa sawit memiliki penguraangan kemiskinan yang lebih signifikan dibandingkan dengan daerah lain dan nasional," imbuhnya.

Dono menuturkan sektor minyak sawit berkontribusi terhadap enam pencapaian SDGs di Indonesia. Sektor minyak sawit mendukung pengurangan kemiskinan dan ketidaksetaraan yang merupakan agenda SDGs nomor 1 dan 10.

Kemudian, sektor ini juga mendukung penyediaan makanan secara merata di daerah industri sawit. Hal ini juga merupakan agenda SDGs kedua dan ketiga.

"Sektor kelapa sawit juga mengembangkan energi terbarukan dan reduksi emisi. Mendukung moratorium hutan utama dan mendukung managemen pencegahan kebakaran hutan. Ini masuk ke agenda SDGs nomor 13," terang Dono.

Dan tentunya, imbuh dia, sektor kelapa sawit berperan siginifikan dalam pertumbuhan ekonomi, menghasilkan jutaan pekerja dan menyimpan devisa.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id