Aparat keamanan tiba di lokasi bom bunuh diri di Kabul pada 2 Maret 2018. (Foto: AFP)
Aparat keamanan tiba di lokasi bom bunuh diri di Kabul pada 2 Maret 2018. (Foto: AFP)

Tujuh Orang Tewas dalam Serangan di Kementerian Kabul

Internasional taliban afghanistan
Willy Haryono • 21 April 2019 08:20
Kabul: Kelompok bersenjata api dan pengebom bunuh diri menyerang sebuah gedung tinggi yang merupakan sebuah kantor pemerintah di wilayah ramai di Kabul, Afghanistan. Serangan menewaskan sedikitnya empat warga sipil dan tiga petugas keamanan.
 
Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan di kompleks Kementerian Telekomunikasi tersebut. Ini merupakan serangan besar pertama di ibu kota Afghanistan sejak awal Maret.
 
Kementerian Dalam Negeri Afghanistan melaporkan empat warga sipil dan tiga petugas keamanan tewas, begitu juga dengan empat penyerang. Sekitar 12 orang dilaporkan terluka dalam serangan tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ratusan pekerja Kementerian Telekomunikasi telah berhasil dievakuasi dari gedung perkantoran sebanyak 18 lantai tersebut. Evakuasi dilakukan saat suara ledakan dan baku tembak masih terdengar.
 
Kelompok militan Taliban mengaku tidak terlibat dalam serangan tersebut, yang terjadi satu hari setelah jadwal dialog antara perwakilan beberapa tokoh Afghanistan dan Taliban di Doha dibatalkan.
 
Otoritas Kabul menyebut serangan dimulai dengan bom bunuh diri, yang kemudian diikuti penembakan oleh empat pria bersenjata. Meski aparat berhasil mengevakuasi ratusan pekerja, masih ada beberapa yang terjebak di dalam kantor saat baku tembak terjadi.
 
Nasrullah Shahidani, 28, mengaku sedang berada di meja kerjanya di lantai 13 saat suara ledakan terdengar. Dia dan beberapa temannya langsung bersembunyi di dalam ruangan dengan pintu besi, sebelum akhirnya menuruni tangga dan melarikan diri.
 
"Kami bisa mendengar suara tembakan saat kami turun tangga," tutur Shahidana, dilansir dari laman nzherald.co.nz, Minggu 21 April 2019.
 
Kabul telah menjadi lokasi sejumlah serangan mematikan, termasuk bom truk pada Mei 2017 di kompleks diplomatik dan bisnis. Serangan tersebut menewaskan lebih dari 80 orang dan melukai ratusan lainnya.
 
Serangan sebelumnya di Kabul terjadi pada 7 Maret, saat tiga orang tewas terkena tembakan roket, yang juga melukai puluhan lainnya. Serangan terjadi di sebuah acara perkumpulan untuk memperingati kematian para pemimpin milisi Hazara dan Syiah yang dibunuh Taliban pada 1995.
 
Baca:Taliban Inginkan Konstitusi Islami di Afghanistan

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif