Duka Mahathir Mohamad Atas Tragedi Lion Air JT610
PM Malaysia Mahathir Mohamad sampaikan duka atas tragedi Lion Air. (Foto: Malaysia Kini).
Kuala Lumpur: Jatuhnya pesawat Lion Air JT610 pada Senin, 29 Oktober 2018, mengundang simpati banyak pihak. Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad pun mengucapkan belasungkawa.
 
Baca juga: Lion Air JT610 Membawa 189 Orang.
 
"Saya sedih dan terkejut menerima berita pesawat Lion Air JT610 yang terhempas (jatuh) di perairan Karawang pagi tadi. Saya ingin mengucapkan takziah kepada ahli keluarga mangsa (korban) yang terlibat dalam tragedi ini," ujar PM Mahathir dalam akun Twitter resminya @chedetofficial, yang dikutip Medcom.id, Senin, 29 Oktober 2018.
 
Sebelumnya pihak Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta menyatakan telah menghubungi pihak berwenang Indonesia, untuk mencari tahu apakah ada korban dari Negeri Jiran. Namun pihak kedubes memastikan tidak ada warga Malaysia yang menjadi korban.
 
"Saat ini tidak ada warga Malaysia dilaporkan menjadi korban. Phak kedutaan akan terus berhubungam dengan berwenang Indonesia untuk memantau perkembangan terkini," sebut pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Malaysia itu.
 
Pihak kedubes yang membutuhkan bantuan konsuler atau informasi mengenai tragedi ini, dipersilakan untuk menghubungi pihak kedutaan melalui email: mwjakarta@kln.gov.my/jkonsular@gmail.com atau nomor telepon +622151224947 dan +6281380813036.
 
Duka Presiden
 
Presiden Joko Widodo merespons cepat usai mendapat kabar bahwa ada sebuah pesawat Lion Air yang jatuh.  Peswat dengan nomor penerbangan JT 610 rute Jakarta-Pangkal Pinang itu jatuh di perairan Karawang, Senin, 29 Oktober 2018, sekitar pukul 06.22 WIB.
 
"Pagi tadi, langsung saya perintahkan kepala Basarnas dan dibantu oleh TNI dan Polri untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan secepat-cepatnya kepada para korban," ujar Jokowi di sela-sela Our Ocean Conference (OOC) di Bali Nusa Dua Convention Center.
 
Baca juga: Basarnas Temukan Puing Pesawat di Perairan Karawang.
 
Saat ini, Jokowi menyebut fokus pemerintah adalah pada pencarian dan penyelamatan korban. "Kita melakukan upaya terbaik untuk menemukan dan menyelamatkan korban. Saya terus berdoa dan berharap korban bisa segera ditemukan," lanjut dia.
 
Jokowi mengaku turut merasakan kerisauan mendalam dari seluruh keluarga korban. Namun ia meminta mereka semua untuk tetap tenang dan menunggu tim SAR yang sedang bekerja keras di lokasi kejadian.
 
"Saya juga memerintahkan KNKT untuk melakukan penyelidikan atas peristiwa ini, dan segera menyampaikan hasil dari penyelidikan itu secepat-cepatnya," tegas Jokowi.
 
Berdasarkan keterangan dari Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) pesawat yang jatuh berjenis Boeing 737 Max-8. Pesawat ini diketahui memiliki teknologi penerbangan terbaru.
 
Sementara dalam keterangannya kepada wartawan, Kepala Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) Marsekal Madya Muhammad Syaugi menyatakan pihaknya menemukan berbagai benda dari pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu di permukaan air. Adapun penumpang dari pesawat ini diketahui 189 orang.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id