Kim Jong-un Ungkapkan Ketakutan Dibunuh saat KTT AS-Korut
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (Foto: AFP).
Pyongyang: Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un dilaporkan mengungkapkan ketakutannya dibunuh dalam perjalanan menuju Singapura. Kim akan bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump di Singapura pada 12 Juni mendatang.

Ketakutan Kim ini diungkapkan dua sumber dalam Korut kepada Bloomberg, Kamis 7 Juni 2018.

"Kim sangat cemas mengenai faktor keamanan dalam pertemuan nanti. Dia takut dibunuh," tulis Bloomberg.


Sebenarnya, Kim sudah sejak lama mengungkapkan ketakutan dibunuh, tak hanya jika ke luar negeri melainkan di dalam negerinya sendiri. Bahkan, dalam pertemuan dengan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in April lalu, Kim dikawal superketat.

Kim mengungkapkan dia takut kalau pesawatnya dibajak atau ada rudal yang menargetkannya saat di udara. Pasalnya, Korut tidak memiliki Angkatan Udara yang mumpuni.

Korut akan menempatkan Kim di pesawat sipil ke wilayah yang penuh dengan ancama roket dari darat ke udara. Sementara itu, jet tempur AS akan berada di mana-mana.

Bloomberg melaporkan Kim lebih rentan dibunuh dibanding Trump. Pasalnya Kim mewarisi kepemimpinan dinasti, sedangan Trump dipilih lewat pemungutan suara.

"Jika Kim tewas tanpa pengganti, maka negaranya akan kacau. Sementara jika Presiden AS tewas, sudah ada prosedur pergantian kepemimpinan yang mapan," tulis Bloomberg.

Trump dan Kim akan bertemu di Singapura pada 12 Juni mendatang. Keduanya diduga akan bertemu di Hotel Capella, Pulau Sentosa.



(WAH)