Korut-Korsel kembali Diskusikan Reunifikasi Keluarga
Reunifikasi dua Korea pada 2009. (Foto: AFP)
Seoul: Perwakilan Korea Utara dan Korea Selatan kembali bertemu di sebuah resor di Gunung Kumkang pada Jumat 22 Juni untuk membicarakan reunifikasi anggota keluarga yang terpisah selama Perang Korea.

Pertemuan membahas rincian reuni mendatang, termasuk tanggal, logistik, dan menegaskan apakah anggota keluarga yang terpisah masih hidup.

Presiden Korsel Moon Jae-in dan pemimpin Korut Kim Jong Un dalam pertemuan puncak pada 27 April sepakat untuk mengadakan reuni keluarga Agustus mendatang.


"Kendati hanya satu hari pertemuan, kami dapat membicarakan banyak hal," kata Park Kyung-seo, presiden Palang Merah Korea dan kepala delegasi Korsel dalam pertemuan di Kumkang, seperti dikutip UPI, Sabtu 23 Juni 2018.

Park Yong-il, kepala delegasi Korut, berkata, "akan ada perubahan dramatis dalam hubungan kita dari dua organisasi Palang Merah, saat kita beranjak dari masa lalu dan memulai kembali diskusi kita untuk kerja sama dalam urusan kemanusiaan antara Utara dan Selatan."

Reuni keluarga terakhir diadakan pada 2015 di sebuah resor di Gunung Kumgang di Utara.

Pada 30 April, 131.896 orang telah terdaftar sebagai anggota keluarga yang terpisah. Lebih dari 55 persen sudah meninggal dunia. 

Namun masih banyak yang masih hidup, atau setidaknya berusia 80 tahun.



(WIL)