Seorang warga berjalan di tengah genangan air yang dibawa Siklon Bulbul di Koyra, Bangladesh, 10 November 2019. (Foto: AFP/MUNIR UZ ZAMAN)
Seorang warga berjalan di tengah genangan air yang dibawa Siklon Bulbul di Koyra, Bangladesh, 10 November 2019. (Foto: AFP/MUNIR UZ ZAMAN)

Bertambah Lagi, Korban Siklon Bulbul Jadi 20 Orang

Internasional siklon tropis
Willy Haryono • 11 November 2019 06:27
New Delhi: Jumlah korban tewas Siklon Bulbul di India dan Bangladesh kembali bertambah, dari laporan awal hanya dua orang menjadi 20 per Minggu 10 November 2019. Siklon ini menghantam kedua negara dengan membawa tiupan angin kencang dan hujan deras.
 
Menurut laporan Press Trust of India (PTI), sepuluh orang tewas akibat Siklon Bulbul di negara bagian West Bengal. Dua dari 10 korban tewas tertimpa pohon tumbang saat mereka berada di dalam rumah, dan terdapat satu lainnya yang meninggal dihantam ranting besar.
 
Dua korban tewas lainnya di India dilaporkan berada di dekat negara bagian Odisha.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sementara di Bangladesh, Siklon Bulbul telah menewaskan delapan orang dan melukai 20 lainnya. Seperti di India, mayoritas dari korban tewas terkena pohon tumbang.
 
Pejabat lokal Bangladesh Masud Alam Siddiqui mengatakan kepada AFP bahwa lima orang dinyatakan hilang saat sebuah kapal pencari ikan tenggelam di Sungai Meghna dekat pulau Bhola.
 
Sekitar 2,1 juta warga di seantero Bangladesh telah direlokasi ke sejumlah tempat penampungan. Militer Bangladesh dikirim ke beberapa distrik di wilayah pesisir, sementara ribuan relawan menggunakan pengeras suara untuk mendesak warga segera mengungsi ke tempat aman.
 
"Kami kembali bermalam dengan 400 orang," kata Ambia Begum, yang tiba di tempat penampungan di kota Mongla pada Sabtu malam.
 
"Saya khawatir mengenai kondisi hewan ternak dan atap rumah saya. Saya tidak dapat membawa mereka ke sini," sebut ibu tiga anak itu.
 
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Bangladesh Shah Kamal mengatakan kepada AFP bahwa Siklon Bulbul telah merusak sekitar 4.000 rumah.
 
Di pesisir Khulna, area terparah dilanda Siklon Bulbul di Bangldesh, pepohonan tercabut dari tanah dan tumbang menghalangi sejumlah ruas jalan. Beberapa dataran rendah di Khulna dilanda banjir.
 
Otoritas Bangladesh mengatakan kekuatan Siklon Bulbul perlahan melemah seiring pergerakannya ke arah daratan. "Siklon ini telah melemah, namun tetap membawa hujan deras," kata Wakil Biro Cuaca Bangladesh Ayesha Khatun.
 
Bulbul telah melanda pesisir Sundarbans, hutan bakau terbesar di dunia yang berlokasi membentang di wilayah Bangladesh dan India. Area ini dihuni beberapa hewan terancam punahm seperti harimau Bengali dan lumba-lumba Irrawady.
 

(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif