Kereta api yang mengangkut delegasi Korsel tiba di kota Kaesong, 26 Desember 2018. (Foto: AFP/Yonhap)
Kereta api yang mengangkut delegasi Korsel tiba di kota Kaesong, 26 Desember 2018. (Foto: AFP/Yonhap)

Korsel dan Korut Gelar Seremoni Penyatuan Rel Kereta

Internasional korea utara korea selatan korsel-korut
Willy Haryono • 26 Desember 2018 13:15
Kaesong: Korea Selatan dan Utara menggelar seremoni penyatuan kembali jaringan jalan raya dan rel kereta api di seantero Semenanjung Korea, Rabu 26 Desember 2018. Ini merupakan satu langkah terbaru dalam menjaga hubungan baik menuju rekonsiliasi menyeluruh antar kedua negara. 

Seremoni digelar di stasiun kereta api Panmun di kota Kaesong. Sekitar 200 pejabat dari kedua negara hadir, termasuk Menteri Unifikasi Korsel Cho Myoung-gyon dan Ketua Komite Reunifikasi Damai Korut, Ri Son-Gwon.

Seperti dilansir dari Asian Nikkei Review, turut hadir juga beberapa pejabat tinggi Tiongkok, Rusia, Mongolia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



Acara ini adalah hasil dari serangkaian dialog antara Presiden Korsel Moon Jae-in dengan pemimpin Korut Kim Jong-un sepanjang 2018. Sejak akhir November sampai pertengahan Desember, delegasi Korsel telah menggelar investigasi jalur kereta di Korut selama 18 hari. Pemerintahan Moon menginginkan adanya jalur kereta api yang membentang dari Semenanjung Korea melalui Tiongkok dan Rusia menuju Eropa. Diharapkan jalur kereta ini dapat mendukung pertumbuhan ekonomi kedua negara.

Dalam pidato pada 15 Agustus, Moon menyerukan adanya komunitas kereta api Asia Timur yang melibatkan enam negara tetangga, termasuk Jepang dan juga Amerika Serikat.

Proyek penyatuan kereta ini sempat dikhawatirkan melanggar sanksi Amerika Serikat yang dijatuhkan kepada Korut atas program misil dan nuklir. Namun Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) membuat pengecualian, dan kedua negara dapat melanjutkan proyek.

Korsel menegaskan survei ini murni dilakukan untuk mengumpulkan informasi mengenai kondisi terkini sistem rel kereta di Korut. "Proses konstruksi yang sesungguhnya baru akan dimulai seiring dengan kemajuan dari denuklirisasi Korut," ungkap Kementerian Unifikasi Korsel.

Seoul merujuk pada desakan kepada Korut untuk segera menyingkirkan dan melucuti segala senjata nuklir beserta materialnya dari Semenanjung Korea.

Presiden AS Donald Trump dan Kim Jong-un telah bertemu dalam KTT di Singapura tahun ini. Mereka menandantangani perjanjian mengenai denuklirisasi, meski tidak meliputi berbagai detail penting.


(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi