Badai di Filipina saat Natal menghancurkan rumah warga dan menewaskan 47 orang. (Foto: AFP).
Badai di Filipina saat Natal menghancurkan rumah warga dan menewaskan 47 orang. (Foto: AFP).

Badai Phanfone Menyebabkan 47 Orang Tewas di Filipina

Internasional filipina
Marcheilla Ariesta • 30 Desember 2019 13:42
Manila: Topan Phanfone menyerang Filipina pada akhir pekan lalu. Akibat badai tersebut, sebanyak 47 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara puluhan ribu lainnya masih di pusat evakuasi.
 
Topan Phanfone meninggalkan Filipina pada Sabtu lalu setelah menghancurkan beberapa pulau di Visayas. Korban dari yang tadinya 28 orang, kini naik menjadi 47 orang, termasuk tiga awak kapal yang tewas akibat kapal mereka terbalik karena angin kencang.
 
Seorang polisi juga tewas tersetrum tiang listrik yang roboh, dan seorang pria tewas akibat tertimpa pohon.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap tidak akan ada lagi kematian," ucap juru bicara Badan Bencana Nasional, Mark Timbal, dilansir dari Channel News Asia, Senin 30 Desember 2019.
 
Laporan menyebutkan sebanyak 1,6 juta orang terkena dampak topan. Lebih dari 260 ribu rumah rusak, dan hampir seratus ribu orang mengungsi ke tempat penampungan darurat.
 
Banyak pengungsi harus merayakan Natal di pusat-pusat evakuasi. Bahkan, kemungkinan mereka harus tinggal hingga Tahun Baru.
 
Pemerintah memperkirakan badai telah menyebabkan kerusakan pada pertanian dan infrakstruktur. Kerugian yang didapat sekitar USD21 juta atau sekitar Rp292 miliar.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif