ilustrasi medcom.id/ Muhammad Rizal.
ilustrasi medcom.id/ Muhammad Rizal.

Marak Penculikan Nelayan, KJRI Tawau Keluarkan Imbauan

Internasional indonesia-malaysia
Sonya Michaella • 24 Juni 2019 19:09
Tawau: KJRI Tawau mengeluarkan imbauan untuk para nelayan Indonesia sehubungan dengan maraknya kembali kasus penculikan oleh kelompok bersenjata di perairan Sabah, Malaysia.
 
Konsul Jenderal RI di Tawau Sulistijo Djati Ismoyo juga mengunjungi perkampungan nelayan yang banyak mempekerjakan WNI di wilayah Kunak.
 
Dalam keterangan tertulis KJRI Tawau kepada Medcom.id, Senin 24 Juni 2019, Ismoyo menekankan agar para WNI tidak melakukan aktivitas penangkapan ikan di wilayah Sabah karena masih marak penculikan nelayan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Aparat negara setempat harus bisa menjamin keamanan dan keselamatan pekerja asing yang melaut," kata Ismoyo.
 
Ia mengimbau, jika majikan atau pengusaha yang mempekerjakan WNI tetap ingin melakukan aktivitas penangkapan ikan, maka diwajibkan mengikutseratakan aparat keamanan bersenjata lengkap dalamkapalnya.
 
KJRI Tawau juga telah menyebarkan surat edaran kepada majikan atau pengusaha di wilayah kerja KJRI Tawau sebagai bentuk sosialisasi dan langkah antisipasi dini.
 

(FJR, WAH)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif