Ledakan Guncang Maulid Nabi di Kabul, 50 Tewas
Kepolisian Afghanistan bersiaga di lokasi bom bunuh diri di Kabul, Afghanistan, 2 Maret 2018. (Foto: AFP)
Kabul: Sedikitnya 50 orang tewas dan 80 lainnya terluka dalam ledakan bom bunuh diri di peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabul, Afghanistan, Selasa 24 November 2018. Ledakan terjadi saat ratusan ulama berkumpul di sebuah aula besar di wilayah ibu kota.

"Semua korban tewas adalah cendekiawan dan ulama yang berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW," ucap Basir Mujahid, juru bicara kepala Kepolisian Kabul, seperti disitat dari kantor berita Independent.

Ia menyebut pihak penyelenggara tidak meminta polisi untuk mengamankan acara, sehingga pelaku dapat dengan mudah menyelinap ke dalam aula.


Hingga saat ini belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan, namun baik kelompok Taliban maupun Islamic State (ISIS) dikenal sering menyerang cendekiawan atau ulama yang berada di kubu pemerintah Afghanistan.

ISIS mengklaim bom bunuh diri yang melanda sebuah pertemuan ulama di Kabul pada Juni lalu. Serangan tersebut menewaskan tujuh orang dan melukai 20 lainnya.

Usai serangan tersebut, Majelis Ulama Afghanistan mengeluarkan fatwa mengenai bom bunuh diri dan menyerukan adanya dialog damai antara kelompok pemberontak dengan pemerintah.

Taliban membantah terlibat dalam serangan pada Juni, namun menentang acara pertemuan ulama tersebut.

Baik Taliban maupun ISIS sama-sama ingin menggulingkan pemerintah Afghanistan dan menerapkan kekhilafahan. Namun, kedua grup ini memiliki gaya kepemimpinan dan ideologi yang berbeda sehingga pernah beberapa kali bersitegang.

 



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id