Dirjen Informasi dan Diplomasi Kemenlu Esti Andayani (Foto: Willy Haryono/MTVN)
Dirjen Informasi dan Diplomasi Kemenlu Esti Andayani (Foto: Willy Haryono/MTVN)

BDF Masih Jadi Agenda Strategis Kawasan

Internasional bali democracy forum
Willy Haryono • 09 Desember 2015 18:32
medcom.id, Nusa Dua: Bali Democracy Forum (BDF) masih menjadi agenda strategis dalam mendorong semangat berdemokrasi negara-negara dunia. Hal ini terlihat dari jumlah negara yang mengonfirmasi kehadiran dalam BDF VIII di Nusa Dua, Bali, pada 10-11 Desember 2015.
 
Dari hanya 44 negara yang mengonfirmasi kehadiran beberapa hari lalu, jumlahnya kini melonjak hampir dua kali lipat. Sebanyak 83 negara dipastikan hadir, dengan tambahan tiga organisasi internasional.
 
"Ini menunjukkan ketertarikan terhadap BDF masih tetap bertahan. BDF masih tetap menjadi agenda strategis di kawasan," ucap Direktorat Jenderal Informasi dan Diplomasi Kementerian Luar Negeri, Esti Handayani, dalam press briefing di Nusa Dua, Bali, Rabu (9/12/2015).

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Esti mengatakan tingginya jumlah peserta juga dipengaruhi pelaksanaan pemilihan umum kepala daerah secara serentak hari ini. Banyak delegasi yang tertarik menyaksikan langsung proses demokrasi di Indonesia.
 
Jumlah peserta bisa saja lebih banyak, tambah Esti, jika KTT Perubahan Iklim COP21 di Prancis dapat berakhir sebelum BDF VIII.
 
"Saya yakin jika COP21 beres sebelum tanggal 10, banyak yang akan datang ke BDF," tutur Esti.
 
BDF kali ini mengusung tema Democracy and Effective Public Governance. Sementara Wakil Presiden Jusuf Kalla diperkirakan akan membuka gelaran tahunan itu pada Kamis (10/12/20150) sekitar pukul 10.00 pagi.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif