Pemeriksaan warga di Tiongkok masih terus dilaksanakan terkait virus korona. Foto: AFP
Pemeriksaan warga di Tiongkok masih terus dilaksanakan terkait virus korona. Foto: AFP

Sembilan Kota, 32 Juta Jiwa Terisolir Akibat Virus Korona

Internasional virus korona tiongkok
Fajar Nugraha • 24 Januari 2020 14:31
Beijing: Tiongkok pada Jumat 24 Januari menambahkan kota kesembilan yang diisolir untuk mencegah penyebaran virus korona. Penutupan arus transportasi membuat sekitar 32 juta orang gerakannya dibatasi.
 
“Layanan kereta api akan dihentikan sejak pukul 04.00 waktu setempat, di Kota Jingzhou yang memiliki populasi 6,4 juta,” ujar pernyataan pemerintah, seperti dikutip AFP, Jumat, 24 Januari 2020.
 
Kota ini adalah yang terbaru dari serangkaian kota di Provinsi Hubei diisolir oleh pemerintah Tiongkok. Tercatat korban tewas akibat virus korona mencapai 26 orang dan yang terjangkit sebanyak 830 orang. Pihak berwenang masih memeriksa 1.072 warga yang diduga terkena virus tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Virus ini pertama kali muncul dari kota Wuhan di provinsi Hubei, di mana pasar makanan laut telah diidentifikasi sebagai pusat wabah. Keberadaan virus korona menimbulkan kewaspadaan, karena kemiripannya dengan SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang menewaskan hampir 650 orang di seluruh daratan Tiongkok dan Hong Kong pada 2002-2003.
 
Sebelunya Kota Huangshi, dengan populasi 2,4 juta, menutup rute transportasi serta menutup terminal feri dan jembatan di atas Sungai Yangtze. Pada Jumat pemerintah kota juga menangguhkan transportasi umum.
 
Langkah ini mengikuti penangguhan bus penumpang jarak jauh, pelatih wisata dan transportasi umum dari Kamis malam di Qianjiang. Ini adalah sebuah kota di Hubei dengan populasi hampir satu juta orang.
 
Kereta dan pesawat dihentikan meninggalkan Wuhan pada Kamis karena kota itu dikunci secara efektif. Kapal penumpang dan bus juga dilarang memasuki kota.
 
Kota-kota lain dengan pembatasan perjalanan termasuk Xiantao, sebuah kota berpenduduk 1,5 juta, dan Chibi, yang memiliki sekitar 500.000 orang, yang menutup pintu masuk stasiun tol dan menghentikan rute transportasi.
 
Kota-kota Ezhou, Huanggang dan Lichuan juga telah memberlakukan pembatasan perjalanan. Pemerintah provinsi Hubei mengatakan mereka membatalkan pertunjukan budaya di tempat-tempat umum.
 
Agen perjalanan di provinsi tersebut telah menangguhkan kegiatan bisnis, dan tidak lagi mengorganisir kelompok wisata, kata pihak berwenang dalam sebuah pengumuman pada Jumat.
 
Mulai pukul 04.00, Provinsi Hubei juga akan berhenti mengoperasikan taksi online dan memberlakukan pembatasan pada taksi di jalanan.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif