Malaysia Bersiap Hadapi Demo Tolak Konvensi Anti-Diskriminasi

Sonya Michaella 07 Desember 2018 17:23 WIB
malaysia
Malaysia Bersiap Hadapi Demo Tolak Konvensi Anti-Diskriminasi
Warga Malaysia protes pemerintah tak meratifikasi konvensi PBB tentang penghapusan diskriminasi rasial. (Foto: Bernama)
Kuala Lumpur: Pemerintah Malaysia bersiap untuk menghadapi unjuk rasa yang didukung oleh partai politik UMNO dan Parti Islam SeMalaysia (PAS) untuk memprotes keputusan pemerintah yang tak meratifikasi Konvensi PBB soal penghapusan diskriminasi rasial.

UMNO dan PAS memperkirakan akan ada 500 ribu anggota partai yang mendemo pemerintah di Kuala Lumpur, besok, Sabtu 8 Desember 2018.

Dilansir dari Strait Times, Jumat 7 Desember 2018, polisi juga telah menutup sejumlah jalan utama. Penutupan ini dimulai sejak pukul 06.00 waktu setempat. 


Meski Malaysia telah dipimpin oleh pemerintahan baru dengan memegang mandat reformis, isu-isu rasial terus saja berkembang.

Dengan tidak meratifikasi Konvensi Internasional tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi Rasial (ICERD), warga khawatir hak-hak Melayu di Negeri Jiran akan terkikis perlahan.

Awalnya, pemerintahan yang dikuasai Pakatan Harapan telah menjanjikan pembaharuan HAM dan meratifikasi konvensi internasional yang relevan dengan Malaysia. Namun, ternyata pemerintah tak meratifikasi konvensi tersebut.

Tak hanya warga, asosiasi silat di Malaysia juga akan menggelar unjuk rasa yang dimulai dari pukul 10 pagi hingga tengah hari.

Sekitar 500 peserta akan berkumpul di Masjid Wilayah Persekutuan sebelum berbaris menuju Istana Negara untuk menyerahkan surat protes mereka tentang ICERD. 




(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id