Pelajar Indonesia yang akan mengikuti pertukaran pelajar ke Amerika Serikat, melalui program YES. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.
Pelajar Indonesia yang akan mengikuti pertukaran pelajar ke Amerika Serikat, melalui program YES. Foto: Medcom.id/Marcheilla Ariesta.

80 Siswa SMA Ikuti Pertukaran Pelajar ke AS

Internasional pelajar indonesia-as
Marcheilla Ariesta • 05 Agustus 2019 11:25
Jakarta: Sebanyak 80 siswa dari berbagai kota di Indonesia mendapat kesempatan mengikuti pertukaran pelajar selama 10 bulan di Amerika Serikat (AS). Para pelajar ini tergabung dalam program Youth Exchange and Study (YES).
 
Duta Besar AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan Jr mengatakan program ini untuk semakin mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
 
"Banyak pemimpin saat ini mengatakan pertukaran pelajar penting untuk kehidupan mereka. Dan yang akan kalian pelajari nanti di Amerika Serikat, serta pengalaman kalian di sana akan membuat hubungan kedua negara semakin erat," kata Donovan di kediamannya saat menerima dan melepas para siswa, di Jakarta, Senin, 5 Agustus 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia menyarankan para pelajar untuk menggunakan kesempatan ini sebaik-baiknya agar bisa mengembangkan diri. Tak hanya itu, dia juga menyuruh para siswa untuk bersenang-senang.
 
Para pelajar ini nantinya akan ditempatkan di berbagai negara bagian di AS. Mereka akan tinggal bersama keluarga lokal dan saling berbagi di sana.
 
Program tahunan ini sudah ada sejak 2003. Di Indonesia, program ini juga didukung oleh Organisasi Bina Antarbudaya.
 
Koordinator Pengiriman Bina Antarbudaya, Sari Tjakrawiralaksana mengatakan program ini diperuntukkan bagi siswa Sekolah Menengah Atas yang masih berada di tahun pertama. Para siswa nantinya dipilih melalui seleksi, tanpa melihat suku, ras, dan agama mereka.
 
"Tahun ini, ada sekitar 7.000 peserta yang mendaftar, namun yang lolos seleksi dan dapat berangkat sekitar 80 orang dari hampir seluruh wilayah di Indonesia. Mereka nantinya akan tinggal bersama family host. Mereka berangkat malam ini," tutur Sari.
 
Program YES dinilai dapat memberikan kesempatan untuk memgembangkan kemampuan personal siswa, termasuk kemampuan kepemimpinan mereka. Program ini juga menjadikan para siswa sebagai duta perdamaian dan persahabatan antara Indonesia dan Amerika Serikat.
 
"Saya merasa senang dan menegangkan krn ini pertama kalinya saya dapat menginjak AS. Saya nanti akan sekolah di Iowa," kata Alan Porajow, siswa SMA Katolik Rex Mundi Manado, yang lolos seleksi YES.
 
Dia mengatakan tahu program YES dari situs Kedutaan Besar AS. Dia berharap semua hal baru yang bisa dia alami dapat berguna bagi komunitasnya, dan dia akan menjadi perwakilan Indonesia yang baik dengan memperkenalkan kebudayaan, serta Pancasila kepada warga AS.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif