Diplomasi Ala Kim Jong-un Tak Bisa Diremehkan
Dino Patti Djalal dalam Roundtable Discussion Peace on the Korean Peninsula, Jakarta, Selasa 27 November 2018. (Foto: Sonya Michaella/Medcom.id).
Jakarta: Diplomasi internasional Korea Utara (Korut) tak bisa diremehkan begitu saja. Tahun ini, negara tersebut memasuki era baru yaitu perdamaian dengan Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).

“Kita tidak bisa meremehkan diplomasi internasional Korut. Ini terbukti pada awal tahun ini, Pemimpin Kim Jong-un menyatakan bahwa mau berdamai dengan Korsel. Ini tindakan yang sangat cerdas, menurut saya,” kata pendiri FPCI, Dino Patti Djalal dalam Roundtable Discussion Peace on the Korean Peninsula, di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, Selasa 27 November 2018.

“Korut tahu cara-cara untuk mengakhiri ekskalasi dengan Korsel, bahkan sebelum Kim bertemu dengan Presiden Korsel Moon Jae-in di Zona Demiliterisasi,” lanjut dia.


Merujuk pada perjalanannya pada April 2018 ke Pyongyang, Dino menuturkan bahwa negara tersebut menanamkan respek yang begitu tinggi dari para rakyatnya kepada Kim Jong-un.

“Terlihat berbeda sekali. Dan itu yang harus kita pahami bahwa melakukan langkah-langkah perdamaian dengan Korut harus dilakukan dengan hati-hati namun pasti dengan adanya kepercayaan,” ujar dia.

Menurut pengalamannya, mendapatkan informasi tentang Korut bahkan terasa sangat sulit ketika dirinya berada di negara tersebut. Bahkan, ia tak bisa sembarangan mengambil gambar.

“Penjagaan sangat ketat. Kami tidak boleh sembarangan mengambil gambar. Dari situ saya paham bahwa latar belakang negara yang sangat keras maka dari itu, terbentuklah rakyat yang keras juga dengan doktrin-doktrin yang sudah ditanamkan sejak lama,” tambah dia.

Sementara itu, Duta Besar Korsel untuk Indonesia Kim Chang-beom mengatakan, proses perdamaian antara dua Korea terus berjalan hingga kini, terutama untuk menyelesaikan Perang Korea 1950.

“Tahun ini menjadi tahun yang sangat bersejarah bagi Korsel dan Korut. Kami terus berharap bahwa Korut terus bekerja sama dengan Korsel untuk mewujudkan denuklirisasi dan perdamaian di Semenanjung Korea,” ungkapnya.



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id