Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Taliban Serang Pangkalan Militer AS di Afghanistan

Internasional taliban
Fajar Nugraha • 01 Maret 2019 15:58
Helmand: Kelompok militan Taliban melakukan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) di Afghanistan. Serangan singkat itu berhasil dihadang oleh pasukan komando Afghanistan.
 
Serangan ini terjadi di tengah jeda pembicaraan damai yang berlangsung antara Taliban dan Pemerintah Afghanistan yang dimediasi oleh Amerika. Pembicaraan damai ini berlangsung di Doha, Qatar.
 
Para militan ini melancarkan serangan menjelang Fajar di pangkalan militer Shorab di Provinsi Helmand. Sejumlah pasukan AS ditempatkan di pangkalan ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saat ini, pasukan komando Afghanistan sedang melakukan operasi pembersihan di daerah itu," kata Omar Zwak, pemerintah Provinsi Helmand, seperti dikutip AFP, Jumat, 1 Maret 2019.
 
Juru bicara pasukan AS Kolonel Dave Butler juga mengkonfirmasi insiden itu, dia menulis Tweet: "Serangan itu dipukul mundur oleh Pasukan Keamanan Afghanistan yang berani".
 
Butler kemudian menambahkan bahwa laporan mengindikasikan "Pejuang Taliban pada awalnya bisa mendapatkan akses ke pangkalan Afghanistan tetapi dihentikan oleh pasukan Afghanistan".
 
Taliban mengendalikan atau melawan lebih dari setengah distrik Helmand dan secara teratur memberikan pukulan berat kepada pasukan Afghanistan, yang telah berjuang untuk menahan gerilyawan di seluruh Afghanistan sejak memimpin pasukan NATO pada akhir 2014.
 
Serangan di Shorab terjadi ketika para perunding AS dan Taliban di Doha untuk sementara menghentikan pembicaraan damai, yang akan dimulai kembali pada akhir pekan.
 
Utusan khusus AS Zalmay Khalilzad menyebut pertemuan terakhir dalam dorongan diplomatik selama berbulan-bulan berlangsung ‘produkti’. Khalilzad mengatakan kedua belah pihak "akan mengambil dua hari ke depan untuk pembahasan internal, dengan rencana untuk berkumpul kembali pada hari Sabtu".
 
Para analis telah memperingatkan bahwa Taliban kemungkinan akan meningkatkan serangan musim semi ini karena mereka berusaha untuk mempertahankan momentum di medan perang dan memanfaatkan di meja perundingan.
 
Namun pasukan Afghanistan, mengklaim melakukan perlawanan terhadap gerilyawan, dengan Kementerian Pertahanan mengatakan lebih dari 100 ‘teroris’ telah terbunuh dalam beberapa hari terakhir di berbagai operasi di seluruh negeri.
 
AS juga telah mengintensifkan kampanye udara terhadap Taliban dan Negara Islam, menjatuhkan dua kali lebih banyak amunisi pada posisi pemberontak pada tahun 2018 dibandingkan tahun sebelumnya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif