Sebuah kapal penangkap ikan yang rusak tertimpa reruntuhan jembatan di Nanfangao, Taiwan, Selasa 1 Oktober 2019. (Foto: AFP/SAM YEH)
Sebuah kapal penangkap ikan yang rusak tertimpa reruntuhan jembatan di Nanfangao, Taiwan, Selasa 1 Oktober 2019. (Foto: AFP/SAM YEH)

Empat Jenazah Ditemukan di Reruntuhan Jembatan Taiwan

Internasional taiwan
Willy Haryono • 02 Oktober 2019 10:11
Taipei: Empat jenazah ditemukan di bawah reruntuhan sebuah jembatan yang runtuh di Taiwan, Rabu 2 Oktober 2019. Dua korban lainnya masih dinyatakan hilang, dalam insiden yang terjadi di Nanfangao pada Senin 1 Oktober.
 
Agensi Pemadam Kebakaran Nasional Taiwan mengatakan, dua jenazah berhasil dievakuasi dari sebuah kapal yang terjepit reruntuhan jembatan. Sementara dua lainnya ditemukan di dalam sebuah kapal yang rusak parah.
 
"Misi pencarian dan penyelamatan masih berlanjut," Menteri Transportasi Taiwan Lin Chia-lung kepada awak media, dilansir dari laman AFP. Hingga saat ini, kewarganegaraan dari keempat jenazah belum diketahui.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sebelumnya, Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taiwan mengatakan ada tiga warga negara Indonesia yang diduga masih terperangkap di balik reruntuhan jembatan.
 
Masih dari keterangan KDEI, terdapat pula empat WNI yang terluka dalam insiden tersebut. Bersama sejumlah korban luka lainnya, keempat WNI itu telah dilarikan ke rumah sakit.
 
Pagi tadi, otoritas Taiwan mengaku pesimistis para korban hilang dapat ditemukan dalam kondisi hidup.
 
"Waktu sudah berlalu cukup lama sejak kejadian. Walaupun para pekerja itu selamat dari hantaman reruntuhan, mereka mungkin tidak memiliki cukup udara (untuk bernapas)," kata seorang pejabat lokal kepada AFP.
 
Sementara Kepala Departemen Pemadam Kebakaran Yilan, Hsu Song-yi, mengatakan timnya mengalami kesulitan dalam memeriksa kondisi dua kapal. Hal ini dikarenakan rendahnya jarak pandang di bawah air.
 
"Ini adalah operasi penyelamatan yang kompleks. Kami telah berkonsultasi dengan pakar bangunan dan juga ahli pembuat kapal. Kami terus berjuang melakukan yang terbaik," ujar Hsu.
 
Hingga saat ini belum diketahui apa penyebab runtuhnya jembatan yang dibangun di tahun 1998 itu. Menteri Lin mengatakan seharusnya jembatan itu masih bisa bertahan hingga 50 tahun ke depan.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif