Indonesia Diminta Ikuti Jejak Malaysia Hapus Hukuman Mati
Ilustrasi medcom.
Jakarta: Malaysia akhirnya memutuskan untuk menghapus hukuman mati. Rancangan Undang-Undang (RUU) dari rencana tersebut kini sedang digodok dan pekan depan akan diserahkan ke Parlemen.

Rencana Malaysia ini dianggap dapat menyelamatkan sejumlah Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang terancam hukuman mati. Saat ini, terhitung ada 188 TKI dan TKW yang terancam hukuman mati di Negeri Jiran. 

Amnesty Internasional Indonesia pun mendorong Indonesia agar menghapus hukuman mati seperti yang Malaysia lakukan. Salah satu langkah awalnya adalah membuka komunikasi dengan Malaysia terkait isu ini.


"Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) sebaiknya segera membuka komunikasi dengan Parlemen Malaysia yang akan memproses proposal penghapusan hukuman mati sebagaimana yang telah diajukan pemerintah setempat," kata Direktur AI Indonesia Usman Hamid dalam keterangan tertulisnya kepada Medcom.id, Jumat 12 Oktober 2018.

Baca: Malaysia Segera Hapus Hukuman Mati

Hasil komunikasi antara Komisi I dengan Parlemen Malaysia bisa dijadikan dasar dalam mendorong Komisi III untuk memulai proses serupa di DPR RI.

"Jika di Malaysia inisiatif tersebut datang dari pemerintah, maka di Indonesia bisa sebaliknya, yaitu DPR menjadi inisiator penghapusan hukuman mati bagi semua kejahatan," lanjut dia.

Penghapusan hukuman mati di Indonesia dinilai akan mendapatkan apresiasi tinggi dari dunia internasional sekaligus memudahkan diplomasi Kementerian Luar Negeri RI dalam membebaskan WNI yang terancam hukuman mati di negara lain. 

Sehari setelah pengumuman Malaysia tersebut, negara bagian Washington di Amerika Serikat juga turut menghapuskan hukuman mati setelah Mahkamah Agung setempat menyatakan hukuman mati melanggar Konstitusi Amerika. 



(FJR)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id