Anak-Anak Malaysia Didorong Mahir Berbahasa Tiongkok
Anwar Ibrahim. (Foto: AFP)
Nilai: Politikus Malaysia Anwar Ibrahim menyerukan agar anak-anak Negeri Jiran menguasai bahasa Tiongkok. Presiden terpilih Partai Keadilan Rakyat itu menilai bahasa Tiongkok sebagai elemen penting dalam perekonomian regional.

Seperti dilaporkan kantor berita Malaysiakini, Anwar menyebut mempelajari bahasa non-Melayu harus didukung penuh tanpa merusak posisi bahasa nasional Malaysia. 

"Pada 1950 dan 1960-an, debat mengenai pengunaan bahasa Melayu atau Tiongkok lebih dititikberatkan kepada ras. Pada 2018, pertanyaannya adalah mengenai Melayu sebagai bahasa nasional, dan Tiongkok sebagai bahasa perdagangan," sebut Anwar di kota Nilai, seperti dikutip dari The Straits Times, Minggu 21 Oktober 2018.


"Selama posisi Melayu sebagai bahasa nasional masih diterima dengan kuat, maka menguasai bahasa asing lainnya harus didukung. Saya menyarankan agar anak-anak muda Malaysia menguasai bahasa Tiongkok sebagai bahasa penting dalam perdagangan di kawasan," lanjut dia.

Datuk Seri Anwar menyampaikan hal tersebut dalam majelis umum tahunan ke-47 Gerakan Pemuda Muslim Malaysia (ABIM). Anwar pernah menjadi ketua ABIM.

Dalam pidatonya, dia juga mengatakan bahwa hal-hal yang dibutuhkan untuk mengembangkan negara harus sejalan dengan penekanan pada beragam aspek kemanusiaan.

"Pandangan ekonomi kita bukan hanya harus baik dalam pengelolaan pemerintah dan tidak ada korupsi, tapi juga harus memerhatikan nilai-nilai kemanusiaan. Karena terkadang, perkembangan menunjukkan angka fantastis, tapi dimensi kemanusiaannya terpinggirkan," sebut Anwar, pria yang disiapkan untuk menggantikan Perdana Menteri Mahathir Mohamad.

 



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id