Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste Dionisio Babo, di Jakarta, Jumat 17 Mei 2019. (Foto: Dok. Kemenlu RI).
Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste Dionisio Babo, di Jakarta, Jumat 17 Mei 2019. (Foto: Dok. Kemenlu RI).

RI Bantu Timor Leste Perkuat Kapasitas jadi Anggota ASEAN

Internasional asean indonesia-timor leste
Sonya Michaella • 17 Mei 2019 16:03
Jakarta: Sejak 2011, Timor Leste mengajukan diri untuk menjadi anggota ke-11 dari ASEAN. Selama proses pengajuan diri dan pemenuhan syarat, Indonesia menjadi negara anggota ASEAN yang mendukung keanggotaan Timor Leste.

Baca juga: Indonesia Dukung Penuh Timor Leste Masuk ASEAN.

“Indonesia berkeinginan untuk melihat Timor Leste sebagai negara yang makmur dan stabil, didukung oleh perekonomian yang kuat dan sebagai bagian dari ASEAN,” kata Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi dalam pertemuannya dengan Menteri Luar Negeri Timor Leste Dionisio Babo, di Jakarta, Jumat 17 Mei 2019.
 
Senada dengan Menlu Retno, Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri RI Denny Abdi juga mengatakan bahwa Indonesia membantu mendorong segala sesuatu terkait pencalonan Timor Leste ke ASEAN.
 
“ASEAN kan ada timnya juga. Mereka ke Timor Leste untuk memastikan kesiapan teknis karena ASEAN kan banyak pertemuan, ada roadmap-nya, ada pilar-pilarnya,” ujar Denny.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Denny menambahkan, Indonesia juga memprioritaskan Timor Leste menerima bantuan capacity building atau pembangunan kapasitas, kemampuan ekonomi dan pembangunannya agar dapat memenuhi syarat-syarat masuk menjadi anggota ASEAN.
 
“Namun, walau bagaimana pun, ASEAN kan dasarnya konsensus. Jadi Timor Leste juga perlu mendekati negara-negara anggota ASEAN yang lain untuk dapat bergabung,” ungkap Denny lagi.
 
Di bidang bilateral, kedua menteri juga memprioritaskan negosiasi batas darat antara Indonesia dan Timor Leste dan berharap negosiasi ini dapat diselesaikan secepatnya
 
Sementara itu, untuk mendorong pembangunan ekonomi di wilayah perbatasan, kedua menteri juga membahas percepatan rencana pembangunan jembatan di perbatasan Mota Ain, yang menghubungkan Indonesia-Timor Leste.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif